Koleksi Hijab Uniqlo Malaysia Tuai Kontroversi, Gaya Turban Jadi Sorotan
Esti setiyowati
Sabtu, 08 Agustus 2026 - 15:26 WIB
Koleksi Hijab Uniqlo Malaysia Tuai Kontroversi, Gaya Turban Jadi Sorotan
Uniqlo menghadirkan lini hijab khusus di Malaysia. Namun, sebelum resmi diluncurkan, koleksi terbaru perusahaan asal Jepang tersebut justru menuai perdebatan di media sosial.
Koleksi yang rencananya diluncurkan secara eksklusif pada Senin mendatang itu diperkenalkan melalui sejumlah foto teaser di media sosial Uniqlo Malaysia. Dalam foto tersebut, model mengenakan kain dengan gaya menyerupai turban sehingga bagian leher dan dada masih terlihat.
Dilansir dari South China Morning Post, Sabtu (8/8/2026), gaya hijab ala Uniqlo itu memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosialMalaysia. Sebagian mempertanyakan cara pemakaian hijab yang dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam.
Baca juga:Beda Aktivitas, Beda Pilihan Hijab: Intip Gaya Ayudia, Tantri Namirah, dan Sivia
"Saya rasa ini bukan hijab," tulis salah satu pengguna media sosial.
Pengguna lainnya menilai kain yang ditampilkan terlalu pendek untuk disebut sebagai hijab. Ada pula yang menyebut produk tersebut lebih tepat disebut turban.
"Ini turban, bukan hijab. Sangat menyesatkan," tulis pengguna lainnya.
Koleksi yang rencananya diluncurkan secara eksklusif pada Senin mendatang itu diperkenalkan melalui sejumlah foto teaser di media sosial Uniqlo Malaysia. Dalam foto tersebut, model mengenakan kain dengan gaya menyerupai turban sehingga bagian leher dan dada masih terlihat.
Dilansir dari South China Morning Post, Sabtu (8/8/2026), gaya hijab ala Uniqlo itu memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosialMalaysia. Sebagian mempertanyakan cara pemakaian hijab yang dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam.
Baca juga:Beda Aktivitas, Beda Pilihan Hijab: Intip Gaya Ayudia, Tantri Namirah, dan Sivia
"Saya rasa ini bukan hijab," tulis salah satu pengguna media sosial.
Pengguna lainnya menilai kain yang ditampilkan terlalu pendek untuk disebut sebagai hijab. Ada pula yang menyebut produk tersebut lebih tepat disebut turban.
"Ini turban, bukan hijab. Sangat menyesatkan," tulis pengguna lainnya.