Akhirnya, Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei Secara Resmi Bahas Kondisi Negara
Lusi mahgriefie
Ahad, 09 Agustus 2026 - 19:15 WIB
Mojtaba Khamenei
Setelah melalui penantian yang cukup lama akhirnya Presiden Iran Masoud Pezeshkian bisa bertemu dengan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei. Pertemuan "sakral" itu beragendakan membahas penghidupan masyarakat dan masa depan negara.
Melansir dari media semi pemerintah Iran, Tasnim, Sabtu (9/8/2026) bahwa Pezeshkian bertemu dengan Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei saat ia memasuki tahun ketiga masa kepresidenannya.
Dalam pertemuan tersebut, Sang Pemimpin dan presiden bertukar pandangan secara rinci mengenai berbagai isu dan permasalahan negara, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Baca juga:Bersitegang dengan Pemimpin Tertinggi, Presiden Iran 28 Kali Ancam Mundur dari Jabatan
Mereka juga membahas kondisi terkini dari "perang ketiga yang dipaksakan" serta prospek masa depan, perkembangan di bidang militer, solusi terkait pengamanan sumber daya dan pengelolaan pengeluaran, baik dalam mata uang rial, valuta asing, maupun energi, serta interaksi ekonomi dengan negara-negara asing.
Diisukan Mundur dari Jabatan
Diberitakan sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan kantor pemimpin tertinggi tengah bersitegang.
Melansir dari media semi pemerintah Iran, Tasnim, Sabtu (9/8/2026) bahwa Pezeshkian bertemu dengan Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei saat ia memasuki tahun ketiga masa kepresidenannya.
Dalam pertemuan tersebut, Sang Pemimpin dan presiden bertukar pandangan secara rinci mengenai berbagai isu dan permasalahan negara, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Baca juga:Bersitegang dengan Pemimpin Tertinggi, Presiden Iran 28 Kali Ancam Mundur dari Jabatan
Mereka juga membahas kondisi terkini dari "perang ketiga yang dipaksakan" serta prospek masa depan, perkembangan di bidang militer, solusi terkait pengamanan sumber daya dan pengelolaan pengeluaran, baik dalam mata uang rial, valuta asing, maupun energi, serta interaksi ekonomi dengan negara-negara asing.
Diisukan Mundur dari Jabatan
Diberitakan sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan kantor pemimpin tertinggi tengah bersitegang.