Pesantren Miliki Kontribusi Besar dalam Ranah Ideologi, Ekonomi, Sosial dan Budaya
Muhajirin
Ahad, 24 Oktober 2021 - 10:32 WIB
Ilustrasi Pondok Modern Darussalam Gontor (foto: gontor.ac.id)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, membeberkan fakta menarik terkait peran besar pondok pesantren terhadap masyarakat dan negara. Pondok pesantren dan para santri tetap hidup mandiri dan memberi solusi, serta mampu menjaga kearifan lokal dalam pembangunan.
“Kalau kita bedah dari analisis iedologi, ekonomi, sosial dan budaya, pondok pesantren merupakan salah satu institusi yang paling nyata berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa di Indonesia ini,” kata La Nyalla dalam keterangannya, Sabtu (23/10/2021).
Dari sisi ideologi, Pancasila jelas menempatkan Ketuhanan yang Maha Esa di sila pertama. Kemudian, pasal 29 ayat (1) konstitusi disebutkan negara ini berlandaskan ketuhanan. Itu menjadi domain utama pondok pesantren sebagai penjaga akhlak dan adab atau moral generasi bangsa ini.
Artinya, kata La Nyalla, dengan melaksanakan ajaran agama, sisi penghayatan dari sila pertama Pancasila akan terwujud. Itu akan melahirkan manusia yang beradab dan berakhlak.
Dari sisi ekonomi, selain sebagai institusi mandiri, pondok pesantren sudah memasuki ruang ekonomi melalui koperasi pondok pesantren dan usaha-usaha di sektor pertanian, peternakan dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kabar Gembira, Menaker Siapkan 1000 Beasiswa untuk Santri
“Kalau kita bedah dari analisis iedologi, ekonomi, sosial dan budaya, pondok pesantren merupakan salah satu institusi yang paling nyata berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa di Indonesia ini,” kata La Nyalla dalam keterangannya, Sabtu (23/10/2021).
Dari sisi ideologi, Pancasila jelas menempatkan Ketuhanan yang Maha Esa di sila pertama. Kemudian, pasal 29 ayat (1) konstitusi disebutkan negara ini berlandaskan ketuhanan. Itu menjadi domain utama pondok pesantren sebagai penjaga akhlak dan adab atau moral generasi bangsa ini.
Artinya, kata La Nyalla, dengan melaksanakan ajaran agama, sisi penghayatan dari sila pertama Pancasila akan terwujud. Itu akan melahirkan manusia yang beradab dan berakhlak.
Dari sisi ekonomi, selain sebagai institusi mandiri, pondok pesantren sudah memasuki ruang ekonomi melalui koperasi pondok pesantren dan usaha-usaha di sektor pertanian, peternakan dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kabar Gembira, Menaker Siapkan 1000 Beasiswa untuk Santri