home wirausaha syariah

Felix Siauw Kritik Wacana Masjid Istiqlal Masuk Bursa: Ada Potensi Syubhat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:06 WIB
Felix Siauw Kritik Wacana Masjid Istiqlal Masuk Bursa: Ada Potensi Syubhat. Foto: Ist
Masjid Istiqlal berencana untuk masuk pasar modal melalui pengelolaan wakaf produktif. Dana wakaf nantinya berpeluang dikelola secara profesional dan diinvestasikan pada berbagai instrumen yang tersedia di pasar modal.

Wacana ini beredar usai Menteri Agama Nasaruddin Umar mengklaim Masjid Istiqlal sebagai masjid pertama di Indonesia yang masuk dalam bursa efek dalam sambutannya di Zikir Kebangsaan, Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (9/8/2026) lalu.

Baca juga:Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Kalau Rugi Bagaimana?

"Dan seperti kita ketahui, satu-satunya dan mungkin pertama kali di dunia ini Masjid Istiqlal masuk dalam bursa efek mengelola dana umat," terang Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal.

Menanggapi klaim tersebut, pendakwah serta penulis produktif Felix Siauw mempertanyakan alasan dan pertimbangan di balik rencana tersebut, terutama karena dana yang dikelola merupakan wakaf dari umat.

Felix menilai investasi di pasar saham memiliki sejumlah risiko dan ketidakpastian. Menurut dia, perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh mekanisme permintaan dan penawaran perlu menjadi perhatian, terutama jika dana wakaf umat ditempatkan di dalamnya.

“Dalam dunia saham sangat mungkin terjadi goreng-menggoreng saham. Seperti diketahui, saham nilainya tergantung permintaan dan penawaran,” ujar Felix dalam unggahannya di Instagram, dilihat LANGIT7.ID pada Rabu (12/8/2026).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya