Ketua MPR Serukan Budaya Politik Beradab di Tengah Demokrasi Digital
Nabil
Jum'at, 14 Agustus 2026 - 10:00 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab dalam berdemokrasi di era digital. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato pembukaan Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (14/8/2026) .
Muzani mengingatkan bahwa kebebasan berbicara harus diimbangi argumentasi dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menghina. Ia mengajak semua pihak membangun budaya politik yang beradab: keras dalam gagasan, namun santun dalam penyampaian .
Di sisi lain, ia menyoroti dampak negatif teknologi digital yang dapat menyebarkan kebencian dan hoaks. Karena itu, ruang publik tidak boleh dipenuhi bahasa yang merendahkan martabat manusia .
Sidang yang dibuka oleh Muzani ini dihadiri 629 dari 732 anggota MPR . Dalam pidatonya, ia juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai ikhtiar negara menuju Indonesia Emas 2045 . Acara dilanjutkan dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto(*/saf)
Muzani mengingatkan bahwa kebebasan berbicara harus diimbangi argumentasi dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menghina. Ia mengajak semua pihak membangun budaya politik yang beradab: keras dalam gagasan, namun santun dalam penyampaian .
Di sisi lain, ia menyoroti dampak negatif teknologi digital yang dapat menyebarkan kebencian dan hoaks. Karena itu, ruang publik tidak boleh dipenuhi bahasa yang merendahkan martabat manusia .
Sidang yang dibuka oleh Muzani ini dihadiri 629 dari 732 anggota MPR . Dalam pidatonya, ia juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai ikhtiar negara menuju Indonesia Emas 2045 . Acara dilanjutkan dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto(*/saf)
(lam)