home wirausaha syariah

Dapur MBG Gandeng Koperasi Pesantren Lampung, Pasokan Komoditi Diupayakan Tanpa Broker

Jum'at, 21 Agustus 2026 - 14:02 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Upaya memperkuat pasokan komoditi untuk Dapur MBG di Lampung diarahkan pada hubungan yang lebih langsung dengan koperasi pesantren. Skema tersebut dibahas dalam Business Matching yang digelar Koperasi Serikat Bisnis Pesantren Lampung di Hotel Emersia Lampung, Rabu (19/8).

Pertemuan itu mempertemukan SPPG Dapur MBG dengan Koperasi Serikat Bisnis Pesantren Lampung. Dukungan kegiatan datang dari Bank Indonesia KPw Lampung, Pusat Inkubator Bisnis Polinela, Kepala KPPG Lampung - Bengkulu, serta Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Lampung.

Perwakilan Bank Indonesia, La Ode Arif selaku Asisten Direktur KEKDA, menyoroti sisi lain dari pertemuan tersebut, yakni pentingnya menjaga stabilitas harga komoditi.

Menurut dia, hubungan langsung antara pemasok dari koperasi pesantren dan SPPG dapat mengurangi peran broker yang berpotensi memengaruhi harga.

"Dengan dipertemukannya langsung antara suplier koperasi pesantren dengan SPPG akan bisa menghindari peran broker yang sering memainkan harga dan berdampak pada ketidakstabilan harga," jelas dia dalam keterangannya, dikutip Jumat (21/8/2026).

La Ode mengatakan Business Matching tersebut sejalan dengan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung ekosistem ekonomi yang sehat, transparan, dan berkeadilan.

Kolaborasi itu juga dinilainya sebagai contoh bagaimana pesantren dapat mengambil bagian dalam penguatan ekonomi lokal. Pada saat yang sama, kerja sama tersebut disebut mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya