Suriah dan Israel Gelar Perundingan Dimediasi AS, Bahas Penghentian Serangan dan Dataran Tinggi Golan
Tim langit 7
Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:04 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Suriah dan Israel menggelar perundingan tingkat tinggi yang dimediasi Amerika Serikat di Yordania pada Minggu, dengan fokus meredakan ketegangan setelah serangkaian serangan Israel di wilayah Suriah.
Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan pertemuan tersebut dengan mengutip sumber diplomatik di Kementerian Luar Negeri Suriah. Perundingan membahas mekanisme praktis untuk menghentikan serangan Israel, penangkapan, serta operasi yang menargetkan pihak-pihak tertentu.
Kedua pihak juga membahas upaya menghidupkan kembali negosiasi menuju kesepakatan keamanan yang dapat menjadi landasan bagi kesepakatan yang lebih luas pada masa mendatang.
Selain hubungan Suriah-Israel, pertemuan tersebut turut membahas cara meredakan ketegangan antara Israel dan Turki. Kedua pihak berupaya mencegah persaingan antara kedua negara itu meluas ke wilayah Suriah.
Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani sebelumnya mengatakan kepada Reuters pada Sabtu bahwa Damaskus memperkirakan negosiasi keamanan dengan Israel akan segera dilanjutkan. Namun, ia mengakui masih terdapat persoalan kurangnya kepercayaan antara kedua negara.
Perundingan sebelumnya terhenti sejak dimulainya perang Iran. Menurut al-Shaibani, Suriah kemudian memutuskan seluruh kontak setelah Israel melancarkan serangan terhadap pangkalan udara Abu al-Duhur di Suriah pekan lalu.
Selama lebih dari satu tahun, Washington telah berupaya menjadi penengah dalam pembentukan kesepakatan keamanan antara Israel dan pemerintahan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa.
Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan pertemuan tersebut dengan mengutip sumber diplomatik di Kementerian Luar Negeri Suriah. Perundingan membahas mekanisme praktis untuk menghentikan serangan Israel, penangkapan, serta operasi yang menargetkan pihak-pihak tertentu.
Kedua pihak juga membahas upaya menghidupkan kembali negosiasi menuju kesepakatan keamanan yang dapat menjadi landasan bagi kesepakatan yang lebih luas pada masa mendatang.
Selain hubungan Suriah-Israel, pertemuan tersebut turut membahas cara meredakan ketegangan antara Israel dan Turki. Kedua pihak berupaya mencegah persaingan antara kedua negara itu meluas ke wilayah Suriah.
Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani sebelumnya mengatakan kepada Reuters pada Sabtu bahwa Damaskus memperkirakan negosiasi keamanan dengan Israel akan segera dilanjutkan. Namun, ia mengakui masih terdapat persoalan kurangnya kepercayaan antara kedua negara.
Perundingan sebelumnya terhenti sejak dimulainya perang Iran. Menurut al-Shaibani, Suriah kemudian memutuskan seluruh kontak setelah Israel melancarkan serangan terhadap pangkalan udara Abu al-Duhur di Suriah pekan lalu.
Selama lebih dari satu tahun, Washington telah berupaya menjadi penengah dalam pembentukan kesepakatan keamanan antara Israel dan pemerintahan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa.