Belanda Pilih Cabut dari Eurovision 2027 karena Israel Tetap Ikut
Esti setiyowati
Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:08 WIB
Belanda Pilih Cabut dari Eurovision 2027 karena Israel Tetap Ikut. Foto: Ist
Stasiun penyiaran Belanda, AVOTROS, menyatakan mundur dari kompetisi musik internasional, Eurovision. Belanda menjadi negara terbaru yang mengumumkan boikot untuk penyelenggaraan Eurovision 2027.
Selain Belanda, penyiar dari Islandia, Irlandia, Slovenia, dan Spanyol juga menolak ikut dalam Eurovision tahun ini karena Israel tetap diizinkan berpartisipasi.
Ini menjadi tahun kedua secara berturut-turut Belanda tidak berpartisipasi di ajang tersebut.
Baca juga: Rare Beauty Milik Selena Gomez Resmi Masuk Pasar Israel, Publik Siap Boikot
Dilansir dari AP, Selasa (25/8/2026), AVROTROS menilai Eurovision tidak lagi menjadi ajang yang netral karena salah satu negara peserta masih terlibat dalam konflik militer berskala besar.
“Eurovision Song Contest telah menjadi platform untuk perpecahan,” kata Direktur Jenderal AVROTROS Taco Zimmerman.
Meski tidak menyebut Israel secara langsung, namun AVOTROS menyatakan penderitaan kemanusiaan di Gaza serta pembatasan kebebasan pers telah meningkatkan perpecahan di sekitar Eurovision dalam beberapa tahun terakhir.
Selain Belanda, penyiar dari Islandia, Irlandia, Slovenia, dan Spanyol juga menolak ikut dalam Eurovision tahun ini karena Israel tetap diizinkan berpartisipasi.
Ini menjadi tahun kedua secara berturut-turut Belanda tidak berpartisipasi di ajang tersebut.
Baca juga: Rare Beauty Milik Selena Gomez Resmi Masuk Pasar Israel, Publik Siap Boikot
Dilansir dari AP, Selasa (25/8/2026), AVROTROS menilai Eurovision tidak lagi menjadi ajang yang netral karena salah satu negara peserta masih terlibat dalam konflik militer berskala besar.
“Eurovision Song Contest telah menjadi platform untuk perpecahan,” kata Direktur Jenderal AVROTROS Taco Zimmerman.
Meski tidak menyebut Israel secara langsung, namun AVOTROS menyatakan penderitaan kemanusiaan di Gaza serta pembatasan kebebasan pers telah meningkatkan perpecahan di sekitar Eurovision dalam beberapa tahun terakhir.