home sports

Terhenti di Babak Pertama US Open, Janice Tjen Harus Mengakui Andreeva Tampil Lebih Baik

Rabu, 02 September 2026 - 07:58 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-New York; Petenis Indonesia, Janis Tjen, yang menjadi harapan besar Indonesia, perjalannya di US Open tak bisa bertahan lama. Janice Tjen langsung terhenti di babak pertama setelah dikalahkan oleh petenis Rusia peringkat 5 dunia, Mirra Andreeva di Louis Armstrong Stadium, Rabu waktu setempat.

Bermain dengan penuh percaya diri, Andreeva yang masih berusia 19 tahun tampil seperti mesin yang sulit dihentikan. Ia membombardir Janice dengan pukulan-pukulan groundstroke yang keras dan akurat, membuat petenis Indonesia itu kesulitan menemukan ritme permainannya. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, Andreeva menutup pertandingan dengan kemenangan straight set, 6-2, 6-2.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Janice, terlebih ini adalah kali kedua dalam beberapa pekan terakhir ia harus berhadapan dengan Andreeva dan menuai hasil serupa. Sebelumnya, di ajang Cincinnati Open 2026, Janice juga harus mengakui ketangguhan pemain muda Rusia tersebut.

Meski kalah, perjuangan Janice patut diapresiasi. Berlaga di lapangan besar seperti Louis Armstrong Stadium di usia mudanya adalah pengalaman berharga. Ia berusaha melawan, sesekali menunjukkan pukulan-pukulan silang yang cantik, namun konsistensi Andreeva sepanjang pertandingan terlalu dominan.

"Lawan bermain sangat solid hari ini. Saya mencoba terbaik, tapi ia terlalu baik di momen-momen penting," ujar Janice dalam wawancara singkat usai pertandingan.

Sejak awal pertandingan, sudah terlihat mengapa Mirra Andreeva begitu nyaman menghadapi gaya bermain Janice Tjen—meskipun petenis Rusia itu sendiri sempat ragu. Permainan Tjen yang banyak mengandalkan pukulan slice dan kerap disamakan dengan Ash Barty --petenis Australia peringkat 1 dunia yang memilih pensiun dini--ternyata sama sekali tidak membuat Andreeva grogi.

Bahkan, juara Grand Slam di Roland Garros ini sama sekali tidak kesulitan mengembalikan pukulan-pukulan tricky dari Tjen. Ia dengan sabar menunggu celah, lalu dengan cepat mengubah arah bola atau mengambil inisiatif menyerang. Andreeva langsung memecah servis Tjen di awal set, dan pada akhirnya ia memenangkan 15 poin terakhir di set tersebut dengan mudah untuk merebut set pertama 6-2.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya