home global news

Prabowo Siap Hadirkan "Pinjaman Ramah Rakyat", Targetkan Masyarakat Bebas dari Rentenir

Rabu, 02 September 2026 - 08:16 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jombang; Sudah puluhan tahun masyarakat Indonesia bergulat dengan jerat utang rentenir yang bunganya mencekik. Kini, pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan menghadirkan solusi nyata: pinjaman lunak dari kekuatan ekonomi Indonesia sendiri, tanpa perlu lagi bergantung pada tengkulak atau pihak lain yang memberatkan.

Dalam pidato penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Senin lalu, Prabowo menyampaikan visinya tentang negara yang hadir untuk melindungi warganya dari praktik pinjaman yang tidak adil.

"Kita hanya ingin rakyat kita hidup dengan layak, hidup dengan baik, bisa makan dengan baik, punya rumah yang layak, punya penghasilan tiap bulan yang layak, yang cukup," ucapnya dengan penuh keyakinan.

"Sehingga tidak perlu pinjam uang dari rentenir-rentenir," tegasnya.

Janji ini disambut hangat oleh para kiai dan peserta muktamar. Pasalnya, praktik rentenir selama ini kerap menjadi momok bagi masyarakat kelas bawah yang terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hanya untuk berakhir pada lingkaran kemiskinan yang tak berujung. Bunga yang melambung, tekanan pembayaran yang ketat, hingga ancaman kehilangan aset seringkali menjadi harga yang harus dibayar oleh mereka yang paling tidak mampu.

Prabowo menegaskan bahwa negara akan hadir dengan skema pembiayaan yang tidak memberatkan, bersumber dari kekuatan ekonomi nasional. Dengan demikian, masyarakat tak perlu lagi mencari jalan pintas ke rentenir atau tengkulak yang kerap memanfaatkan kondisi darurat.

"Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapa pun. Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat," janjinya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya