Polemik Buku Islam Ala Prabowo, BAZNAS: Penerbitan Tidak Pakai Dana ZIS
Esti setiyowati
Senin, 07 September 2026 - 19:40 WIB
Polemik Buku Islam Ala Prabowo, BAZNAS: Penerbitan Tidak Pakai Dana ZIS. Foto: Ist
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penjelasan terkait keterlibatannya dalam peluncuran buku "Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam"yang kembali menjadi sorotan publik.
Lewat keterangan resmi, BAZNAS menegaskan, tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam pembuatan maupun penerbitan buku tersebut.
Baca juga: Nama TGB hingga Gus Kautsar Muncul di Buku “Islam Ala Prabowo”, Keduanya Bantah Terlibat
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan, penjelasan tersebut disampaikan untuk mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah perhatian masyarakat terhadap buku yang diluncurkan pada 2025 tersebut.
“Pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS,” tegas Sodik dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Menurut Sodik, buku Islam Ala Prabowo bukan karya yang ditulis ataupun diterbitkan oleh tim BAZNAS. Keterlibatan lembaga tersebut dalam peluncuran buku pada Rakornas BAZNAS 2025 disebut berada dalam konteks hubungan kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan.
Sodik menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi kelembagaan yang melibatkan MUI, Kementerian Agama, dan MPR dalam konteks literasi dakwah keagamaan.
Lewat keterangan resmi, BAZNAS menegaskan, tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam pembuatan maupun penerbitan buku tersebut.
Baca juga: Nama TGB hingga Gus Kautsar Muncul di Buku “Islam Ala Prabowo”, Keduanya Bantah Terlibat
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan, penjelasan tersebut disampaikan untuk mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah perhatian masyarakat terhadap buku yang diluncurkan pada 2025 tersebut.
“Pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS,” tegas Sodik dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Menurut Sodik, buku Islam Ala Prabowo bukan karya yang ditulis ataupun diterbitkan oleh tim BAZNAS. Keterlibatan lembaga tersebut dalam peluncuran buku pada Rakornas BAZNAS 2025 disebut berada dalam konteks hubungan kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan.
Sodik menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi kelembagaan yang melibatkan MUI, Kementerian Agama, dan MPR dalam konteks literasi dakwah keagamaan.