BAZNAS Siapkan Strategi Baru Pengelolaan Muzaki untuk Tingkatkan Zakat
Nabil
Rabu, 09 September 2026 - 10:40 WIB
BAZNAS Siapkan Strategi Baru Pengelolaan Muzaki untuk Tingkatkan Zakat
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan muzaki yang profesional sebagai strategi meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) secara nasional.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., dalam Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS bertajuk “Target dan Strategi Pengumpulan pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kab/Kota” bersama Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., secara daring, Selasa (8/9).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan pengelolaan muzaki perlu dilakukan secara lebih berkelanjutan dan profesional dengan menempatkan muzaki sebagai mitra strategis dalam ekosistem filantropi Islam.
Menurut Rizaludin, muzaki saat ini tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam menunaikan zakat, tetapi juga ingin mengetahui manfaat dari zakat yang mereka salurkan. Para muzaki juga ingin dilibatkan dan merasakan dampak nyata program zakat yang berasal dari zakat yang mereka tunaikan.
“Karena itu, kita perlu melakukan reorientasi dalam pengelolaan muzaki. Hubungan dengan muzaki harus kita bangun secara berkelanjutan, melalui pelayanan yang baik, komunikasi yang terbuka, serta menunjukkan dampak nyata dari zakat yang mereka tunaikan,” ujarnya, dikutip Rabu (9/9/2026).
Rizaludin menyampaikan, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat ke lembaga-lembaga nonformal.
“Ini PR kita. Kita harus mampu melakukan reorientasi dalam pengelolaan muzaki. Bagaimana ke depan supaya BAZNAS menjadi pilihan bagi para muzaki dan membayar zakat lebih utama melalui lembaga formal seperti BAZNAS daripada membayar langsung, melalui ustaz, atau masjid ataupun lembaga nonformal lainnya,” kata Rizaludin.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., dalam Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS bertajuk “Target dan Strategi Pengumpulan pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kab/Kota” bersama Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., secara daring, Selasa (8/9).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan pengelolaan muzaki perlu dilakukan secara lebih berkelanjutan dan profesional dengan menempatkan muzaki sebagai mitra strategis dalam ekosistem filantropi Islam.
Menurut Rizaludin, muzaki saat ini tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam menunaikan zakat, tetapi juga ingin mengetahui manfaat dari zakat yang mereka salurkan. Para muzaki juga ingin dilibatkan dan merasakan dampak nyata program zakat yang berasal dari zakat yang mereka tunaikan.
“Karena itu, kita perlu melakukan reorientasi dalam pengelolaan muzaki. Hubungan dengan muzaki harus kita bangun secara berkelanjutan, melalui pelayanan yang baik, komunikasi yang terbuka, serta menunjukkan dampak nyata dari zakat yang mereka tunaikan,” ujarnya, dikutip Rabu (9/9/2026).
Rizaludin menyampaikan, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat ke lembaga-lembaga nonformal.
“Ini PR kita. Kita harus mampu melakukan reorientasi dalam pengelolaan muzaki. Bagaimana ke depan supaya BAZNAS menjadi pilihan bagi para muzaki dan membayar zakat lebih utama melalui lembaga formal seperti BAZNAS daripada membayar langsung, melalui ustaz, atau masjid ataupun lembaga nonformal lainnya,” kata Rizaludin.