home global news

KPK Gerebek Kantor ATR/BPN, Menteri Nusron Wahid Tetap Tak Terlihat, Entah Dimana

Jum'at, 18 September 2026 - 15:31 WIB
KPK Gerebek Kantor ATR/BPN, Menteri Nusron Wahid Tetap Tak Terlihat, Entah Dimana
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid masih menghilang dari sorotan publik setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menyeret anak buah dan orang kepercayaannya dalam dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).

Selama dua hari berturut-turut, Nusron mangkir dari rapat bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Padahal, rapat-rapat tersebut membahas isu strategis, mulai dari pengelolaan aset pemerintah daerah hingga penetapan anggaran kementerian.

Pada Selasa (15/9), sehari setelah OTT KPK, Nusron tidak hadir dalam rapat yang membahas aset pemerintah daerah dan BUMD. Kursi Kementerian ATR/BPN hanya diisi Wakil Menteri Ossy Dermawan. Rapat itu juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta sejumlah gubernur.

Keesokan harinya, Rabu (16/9), Nusron kembali absen dalam rapat penetapan dan penyesuaian RKA K/L Tahun 2027 hasil pembahasan Badan Anggaran DPR. Lagi-lagi, Ossy yang mewakili. Usai rapat, Ossy berdalih kehadirannya merupakan penugasan dari Nusron. Ia membela ketidakhadiran atasannya karena ada agenda lain, tetapi enggan menjelaskan agenda dimaksud.

Penggeledahan dan Barang Bukti

Pada Kamis (17/9), KPK menggeledah Kantor ATR/BPN. Nusron disebut tidak berada di lokasi saat penggeledahan berlangsung.

Tiga ruang yang digeledah adalah ruang Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Lampri; ruang Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya; serta ruang Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Asnaedi. Penggeledahan juga menyasar beberapa ruangan di direktorat terkait.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya