home global news

Arab Saudi Dikabarkan Kejar Gencatan Senjata Dua Pekan dan Minta Perundingan Langsung dengan Houthi

Jum'at, 18 September 2026 - 21:24 WIB
Arab Saudi Dikabarkan Kejar Gencatan Senjata Dua Pekan dan Minta Perundingan Langsung dengan Houthi
LANGIT7.ID-Riyadh; Arab Saudi dikabarkan telah menyampaikan proposal baru kepada kelompok Houthi di Yaman melalui Kesultanan Oman. Proposal itu mencakup gencatan senjata selama dua pekan dan pembukaan perundingan langsung antara Riyadh dan pimpinan Houthi.

Menurut surat kabar Lebanon Al Akhbar yang berafiliasi dengan Hezbollah, tujuan awalnya adalah membahas tuntutan kemanusiaan Houthi, lalu berupaya mencapai kesepakatan komprehensif pada akhir periode gencatan senjata.

Menurut sumber yang berbicara kepada surat kabar tersebut, proposal itu dirumuskan setelah serangkaian kontak yang dilakukan Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir dengan Amerika Serikat, Mesir, Pakistan, dan Kesultanan Oman.

Sumber-sumber itu mengklaim Riyadh berupaya menyampaikan pesan kepada Houthi bahwa mereka tertarik memanfaatkan periode tenang untuk "membahas pemenuhan semua tuntutan kemanusiaan," dan setelah itu "mencapai kesepakatan komprehensif pada akhir gencatan senjata."

Oman, yang selama bertahun-tahun memainkan peran mediasi sentral antara Arab Saudi dan Houthi, diminta menyampaikan proposal itu ke Sanaa.

Houthi Meningkatkan Serangan, Kuasai Wilayah di Pesisir Laut Merah

Laporan ini muncul di tengah eskalasi tajam pertempuran di Yaman dan meningkatnya ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi. Dalam beberapa pekan terakhir, pasukan Houthi menguasai wilayah strategis di sepanjang pesisir Laut Merah, sekaligus melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap sasaran di dalam wilayah Arab Saudi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya