Gagal Jadi Tentara, Muslim Ini Raih Omzet Rp450 Juta dari Belimbing
Mahmuda attar hussein
Rabu, 27 Oktober 2021 - 15:45 WIB
Buah belimbing. Foto: Langit7/Istock
Tidak ada kata gagal dalam meraih kesuksesan. Tapi yang ada adalah jalan berbeda dari apa yang diinginkan oleh setiap orang.
Seperti Nanang Yusuf, yang sukses lewat usaha bertani belimbing dewa. Walaupun ia gagal untuk berseragam loreng sebagai tentara, tapi ia tidak gagal dalam meraih kesuksesan lewat pertanian belimbing dewa.
"Cita-cita saya pengen jadi seorang tentara, tapi tidak lolos. Ternyata saya ditunjukkan untuk mengembangkan pertanian, dan memang ini sangat menarik sekali," ujarnya dikanal Youtube Kementerian Pertanian RI.
Baca juga: Niat Berbagi Manfaat, Lulusan Pesantren Ini Sukses Ekspor Batu Alam
Kendati demikian, Nanang mengaku bersyukur dengan apa yang dijalankannya saat ini. Baginya, bertani adalah bentuk lain untuk mengabdi kepada negeri.
Dengan bertani, lanjut dia, juga turut menyumbangkan kebutuhan masyarakat terhadap sektor pertanian.
"Kita buat intensifikasi tanaman, sehingga produktivitasnya bisa kita genjot. Jadi yang dulunya produksi hanya 500 buah, saat ini bisa 2.000-3.000 buah per pohon," ujarnya.
Seperti Nanang Yusuf, yang sukses lewat usaha bertani belimbing dewa. Walaupun ia gagal untuk berseragam loreng sebagai tentara, tapi ia tidak gagal dalam meraih kesuksesan lewat pertanian belimbing dewa.
"Cita-cita saya pengen jadi seorang tentara, tapi tidak lolos. Ternyata saya ditunjukkan untuk mengembangkan pertanian, dan memang ini sangat menarik sekali," ujarnya dikanal Youtube Kementerian Pertanian RI.
Baca juga: Niat Berbagi Manfaat, Lulusan Pesantren Ini Sukses Ekspor Batu Alam
Kendati demikian, Nanang mengaku bersyukur dengan apa yang dijalankannya saat ini. Baginya, bertani adalah bentuk lain untuk mengabdi kepada negeri.
Dengan bertani, lanjut dia, juga turut menyumbangkan kebutuhan masyarakat terhadap sektor pertanian.
"Kita buat intensifikasi tanaman, sehingga produktivitasnya bisa kita genjot. Jadi yang dulunya produksi hanya 500 buah, saat ini bisa 2.000-3.000 buah per pohon," ujarnya.