home global news

Iran Tak Gentar Meski Penerbangannya Dibatasi, Justru Ancam Balik

Senin, 28 September 2026 - 12:20 WIB
Foto: Anadolu Ajansi
Pelarangan dan pembatasan penerbangan dari Iran ataupun menuju Iran terjadi di beberapa negara, menyusul meluasnya sanksi yang ditetapkan Amerika Serikat (AS) terhadap sektor penerbangan Iran. Diantaranya Uni Emirat Arab dan Irak.

Menanggapi hal itu, Iran justru memperingatkan bahwa perjalanan udara di kawasan tersebut dapat terganggu jika maskapai penerbangan Iran terus ditolak aksesnya terhadap layanan penerbangan dan bandara, demikian dilaporkan Anadolu.

"Teheran tidak akan menerima negara-negara kawasan yang "berpihak pada kebijakan AS yang memusuhi Iran," ujar Mohammad Mokhber, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, dalam sebuah unggahan di platform media sosial AS, X.

Baca juga:Tunduk Pada AS, Uni Emirat Arab dan Irak Ikut Larang Maskapai Iran Beroperasi

"Strategi kami dalam masalah ini jelas: Entah perjalanan udara di kawasan ini tersedia bagi semua pihak, atau tidak bagi siapa pun," tegas Mokhber.

"Jika Iran tidak dapat melakukan perjalanan udara dan memperoleh layanan bandara, maka tidak ada negara di kawasan ini yang dapat melakukannya juga," tambahnya dalam sebuah pernyataan yang menyiratkan ancaman terselubung.

Mokhber mengatakan bahwa keputusan negara-negara kawasan untuk berpihak pada Washington dalam menerapkan "kebijakan bermusuhan" akan terus diingat oleh rakyat Iran.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya