home global news

Jabar Canangkan Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan

Rabu, 30 September 2026 - 10:21 WIB
Jabar Canangkan Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan. Foto: Humas Pemda Jabar.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dan Global Green Growth Institute (GGGI) meluncurkan Rencana Aksi Daerah (RAD) Ekonomi Sirkular dan Program Food Loss and Waste Reduction (FLOWER) 2025 - 2045. Program tersebut dicanangkan untuk mengurangi susut dan sampah pangan (food loss and waste/FLW).

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Teguh Sambodo mengatakan, melalui program tersebut, masyarakat didorong memiliki kesadaran, tanggung jawab, dan juga inovasi yang memungkinkan mengelola limbah dari produksi hingga konsumsi secara bertanggung jawab.

Program ini merupakan bagian dari program regional yang didanai oleh IKEA Foundation dengan area India, Meksiko, dan Uganda, yang mengadopsi pendekatan foodshed, dengan tujuan untuk menangani seluruh rantai nilai dalam fokus geografis tertentu, mulai dari produksi pangan, mengikuti jalur distribusi dan pengolahan, hingga berakhir pada tahap konsumsi pangan.

Jawa Barat dipilih menjadi percontohan (pilot project) program FLOWER karena memiliki tantangan sekaligus potensi besar dalam susut dan sampah pangan. Menurut studi Bappenas pada tahun 2024, susut pangan di Jawa Barat mencapai 47,79% dari FLW di tingkat provinsi.

Kawasan Bandung Raya berkontribusi terhadap 1,5 juta ton sisa pangan setiap tahun karena merupakan kawasan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia dan diestimasi dihuni oleh sekitar 9,3 juta penduduk pada tahun 2025 sekaligus menampung 7,7 juta wisatawan (pada tahun 2023).

Baca Juga:Nilai Tukar Rial Iran Merosot ke Rekor Terendah Terhadap Dolar AS di Tengah Upaya Mediasi Qatar

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya