Kenali Gejala Tubuh Alami Dehidrasi dan Cara Cegahnya
Muhammad rifai akif
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:03 WIB
Dehidrasi bisa menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan sakit kepala. Foto : LANGIT7/iStock
Meski kita tahu mengkonsumsi air setiap hari sangat penting, namun hal tersebut mudah diucap tapi sulit dilakukan. Selain itu juga sulit mengetahui ukuran pasti, apakah sudah cukup atau minum terlalu banyak.
"Asupan air harian yang direkomendasikan sesuai berat badan Anda. Misalnya untuk rata-rata orang dewasa disarankan minum sebanyak 8-10 gelas per hari. Tetapi saat cuaca panas dan Anda sering berkeringat, asupan air harus diperbanyak" kata ahli kesehatan virtual PlushCare Dr. Linda Anegawa, MD.
Anegawa menambahkan dirinya sering merekomendasikan untuk meningkatkan minum air bagi penderita batu ginjal atau asam urat. Karena dua masalah medis tersebut bisa makin buruk bila penderita alami dehidrasi.
"Obat-obatan tertentu dapat memperburuk dehidrasi seperti diuretik untuk tekanan darah, sehingga diperlukan peningkatan air untuk mengimbanginya.” katanya.
Baca juga : Bahagialah Pecinta Film Horor, Jeritannya Bisa Jadi Terapi Kesehatan
Selain itu, Anegawa melihat pasien tertarik pada makanan rendah karbohidrat, seperti diet ketogenik. Sehingga menyebabkan buang air kecil lebih banyak, karena itu Anegawa menyarankan untuk menambah asupan air minum setiap hari bagi mereka yang tengah menjalani diet seperti keto.
Saat tubuh mendapat asupan cairan yang cukup atau hidrasi, tubuh dapat berfungsi dengan baik. Sebab sekitar 60 persen dari tubuh kita adalah cairan, dimana air memegang peranan utama dalam setiap bagian tubuh. Bahkan, Anda dapat menemukan cairan di tulang.
"Asupan air harian yang direkomendasikan sesuai berat badan Anda. Misalnya untuk rata-rata orang dewasa disarankan minum sebanyak 8-10 gelas per hari. Tetapi saat cuaca panas dan Anda sering berkeringat, asupan air harus diperbanyak" kata ahli kesehatan virtual PlushCare Dr. Linda Anegawa, MD.
Anegawa menambahkan dirinya sering merekomendasikan untuk meningkatkan minum air bagi penderita batu ginjal atau asam urat. Karena dua masalah medis tersebut bisa makin buruk bila penderita alami dehidrasi.
"Obat-obatan tertentu dapat memperburuk dehidrasi seperti diuretik untuk tekanan darah, sehingga diperlukan peningkatan air untuk mengimbanginya.” katanya.
Baca juga : Bahagialah Pecinta Film Horor, Jeritannya Bisa Jadi Terapi Kesehatan
Selain itu, Anegawa melihat pasien tertarik pada makanan rendah karbohidrat, seperti diet ketogenik. Sehingga menyebabkan buang air kecil lebih banyak, karena itu Anegawa menyarankan untuk menambah asupan air minum setiap hari bagi mereka yang tengah menjalani diet seperti keto.
Saat tubuh mendapat asupan cairan yang cukup atau hidrasi, tubuh dapat berfungsi dengan baik. Sebab sekitar 60 persen dari tubuh kita adalah cairan, dimana air memegang peranan utama dalam setiap bagian tubuh. Bahkan, Anda dapat menemukan cairan di tulang.