home edukasi & pesantren

Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik ITB, Singgung Pentingnya Tanggung Jawab Profesi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:24 WIB
Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik ITB, Singgung Pentingnya Tanggung Jawab Profesi. Foto: ITB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik Program Profesi Insinyur Institut Teknologi Bandung (ITB) moda reguler. Penghargaan tersebut diberikan dalam Sidang Terbuka Pelantikan Lulusan Pendidikan Profesi Insinyur, Apoteker, dan Arsitek Periode Oktober 2026 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).

Emil Dardak meraih penghargaan lulusan terbaik bersama Mardiyanti dari bidang Teknik Material. Pencapaian ini menjadi bagian dari pelantikan 866 lulusan pendidikan profesi ITB yang terdiri atas 728 lulusan Program Profesi Insinyur, 115 lulusan Program Profesi Apoteker, dan 23 lulusan Program Profesi Arsitek.

Baca juga: Putri Sulung Emil Dardak Lulus SD, Kantongi Nilai TKA Matematika 80

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga mewakili para lulusan untuk menyampaikan pesan bertajuk Dari Keunggulan Ilmu Menuju Tanggung Jawab Profesi. Ia berbagi pengalaman kembali menjalani pendidikan melalui Program Profesi Insinyur ITB setelah menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral dan berkarier di bidang infrastruktur, pembangunan, serta pemerintahan.

Menurut Emil, pendidikan profesi bukan sekadar proses untuk memperoleh pengakuan atas kompetensi akademik, melainkan juga tahapan untuk membentuk tanggung jawab dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat.

“Pendidikan profesi adalah proses pendewasaan, dari seseorang yang berilmu, menjadi seseorang yang bertanggung jawab atas penerapan ilmunya,” ungkap Emil, dikutip dari laman resmi ITB, Kamis (29/10/2026).

Ia juga mengenang mendiang ayahnya, Achmad Hermanto Dardak, yang merupakan alumni Teknik Sipil ITB dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Dari sang ayah, Emil belajar bahwa pendidikan, pengalaman, dan kompetensi profesional harus terus dikembangkan sepanjang hayat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya