Konsep Hidroponik Jadi Solusi atas Keterbatasan Lahan
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 01 November 2021 - 20:36 WIB
Ilustrasi konsep pertanian hidroponik menjadi solusi atas keterbatasan lahan. (Foto: Langit7.id/iStock)
Keterbatasan lahan acapkali menjadi kendala masyarakat dalam bercocok tanam. Namun, hadirnya konsep pertanian hidroponik menjadi salah satu solusi terbaik yang bisa dilakukan.
Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Said Abdullah, mengatakan bahwa konsep hidroponik merupakan solusi atas keterbatasan lahan. Terlebih, lahan di perkotaan juga kian terbatas.
Baca juga:Gagal Jadi Tentara, Beralih Kembangkan Bisnis Pertanian
"Meski hidroponik tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan terhadap pangan, setidaknya akan dapat mengurangi ketergantungan kepada pasokan dari mekanisme pasar konvensional," kata Said seperti dikutip Senin (1/11).
Hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.
Selain itu, Said menjelaskan jika hidroponik dinilai baik dari sisi kualitas. Hal ini dapat diketahui secara lebih tepat mengenai bagaimana cara memproduksinya, mengingat kualitas agroekosistem masih rendah.
Baca juga:Nikmati Kegagalan, Malah Sukses Kembangkan Bisnis Pertanian
Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Said Abdullah, mengatakan bahwa konsep hidroponik merupakan solusi atas keterbatasan lahan. Terlebih, lahan di perkotaan juga kian terbatas.
Baca juga:Gagal Jadi Tentara, Beralih Kembangkan Bisnis Pertanian
"Meski hidroponik tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan terhadap pangan, setidaknya akan dapat mengurangi ketergantungan kepada pasokan dari mekanisme pasar konvensional," kata Said seperti dikutip Senin (1/11).
Hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.
Selain itu, Said menjelaskan jika hidroponik dinilai baik dari sisi kualitas. Hal ini dapat diketahui secara lebih tepat mengenai bagaimana cara memproduksinya, mengingat kualitas agroekosistem masih rendah.
Baca juga:Nikmati Kegagalan, Malah Sukses Kembangkan Bisnis Pertanian