Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Konsep Hidroponik Jadi Solusi atas Keterbatasan Lahan

Garry Talentedo Kesawa Senin, 01 November 2021 - 20:36 WIB
Konsep Hidroponik Jadi Solusi atas Keterbatasan Lahan
Ilustrasi konsep pertanian hidroponik menjadi solusi atas keterbatasan lahan. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - - Keterbatasan lahan acapkali menjadi kendala masyarakat dalam bercocok tanam. Namun, hadirnya konsep pertanian hidroponik menjadi salah satu solusi terbaik yang bisa dilakukan.

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Said Abdullah, mengatakan bahwa konsep hidroponik merupakan solusi atas keterbatasan lahan. Terlebih, lahan di perkotaan juga kian terbatas.

Baca juga: Gagal Jadi Tentara, Beralih Kembangkan Bisnis Pertanian

"Meski hidroponik tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan terhadap pangan, setidaknya akan dapat mengurangi ketergantungan kepada pasokan dari mekanisme pasar konvensional," kata Said seperti dikutip Senin (1/11).

Hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

Selain itu, Said menjelaskan jika hidroponik dinilai baik dari sisi kualitas. Hal ini dapat diketahui secara lebih tepat mengenai bagaimana cara memproduksinya, mengingat kualitas agroekosistem masih rendah.

Baca juga: Nikmati Kegagalan, Malah Sukses Kembangkan Bisnis Pertanian

"Hal ini sejalan dengan berbagai temuan dan kajian terkait kualitas agroekosistem, salah satunya di lahan pertanian sawah yang kandungan bahan organik sudah di bawah 1 persen. Padahal harusnya di atas itu, akibat jangka panjang penggunaan pupuk kimia sintetis," jelasnya.

Atas hal tersebut, Said memaparkan beberapa hal yang perlu dilakukan seperti memperkuat kapasitas dan kesadaran petani dalam mempraktekkan pola budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Said juga menyoroti masih adanya regulasi yang berpotensi melemahkan ekosistem, misalnya peraturan tentang pestisida yang dinilai masih bebas. (Sumber: Antaranews)

Baca juga: Iseng Beli karena Pandemi, Kini Sukses Kembangkan Peternakan Bebek

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)