Kisah Kapolsek di Wonogiri Dirikan Pesantren Gratis untuk Yatim dan Dhuafa
Muhajirin
Selasa, 02 November 2021 - 08:53 WIB
AKP Surono mengajar ngaji santrinya (foto: istimewa)
Menjadi abdi negara bukan halangan untuk berkiprah dalam dunia pesantren. seperti yang dilakukan Kapolsek Eromoko Kabupaten Wonogiri, AKP Surono. Ia mendirikan pesantren gratis untuk anak yatim dan dhuafa.
Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah pada 27 Oktober 1975 itu merupakan Kapolsek Eromoko. Ia mendirikan yayasan dan pondok pesantren untuk mendidik anak yatim dan dhuafa. Dia memimpin Yayasan Abdurrahman Bin Auf yang membawahi Pesantren Abdurahman Bin Auf, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Raden Mas Said Wonogiri dan Masjid Abdurrahman Bin Auf.
Nama AKP Surono sudah tak asing lagi bagi warga Wonogiri. Saat menjabat sebagai Kapolsek Eromoko Kabupaten Wonogiri, perwira Polres Wonogiri ini tak hanya aktif melakukan pelayanan di bidang kepolisian. Beliau dikenal sebagai ustadz yang aktif berdakwah, mengisi pengajian, dan menjadi khatib di masjid-masjid saat shalat Jumat.
Tak hanya itu, ia pun dikenal warga karena banyak membantu anak-anak yatim piatu. Dalam membantu anak yatim piatu dari kalangan tak mampu, ia tak hanya sekadar memberikan santunan. Dia juga melakukan terobosan untuk mencarikan orang tua asuh bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa sejak 2016 silam.
Baca Juga: Bripka Julianto Pane, Polisi yang Atasi Kenakalan Remaja dengan Dirikan Pesantren
Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah pada 27 Oktober 1975 itu merupakan Kapolsek Eromoko. Ia mendirikan yayasan dan pondok pesantren untuk mendidik anak yatim dan dhuafa. Dia memimpin Yayasan Abdurrahman Bin Auf yang membawahi Pesantren Abdurahman Bin Auf, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Raden Mas Said Wonogiri dan Masjid Abdurrahman Bin Auf.
Nama AKP Surono sudah tak asing lagi bagi warga Wonogiri. Saat menjabat sebagai Kapolsek Eromoko Kabupaten Wonogiri, perwira Polres Wonogiri ini tak hanya aktif melakukan pelayanan di bidang kepolisian. Beliau dikenal sebagai ustadz yang aktif berdakwah, mengisi pengajian, dan menjadi khatib di masjid-masjid saat shalat Jumat.
Tak hanya itu, ia pun dikenal warga karena banyak membantu anak-anak yatim piatu. Dalam membantu anak yatim piatu dari kalangan tak mampu, ia tak hanya sekadar memberikan santunan. Dia juga melakukan terobosan untuk mencarikan orang tua asuh bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa sejak 2016 silam.
Baca Juga: Bripka Julianto Pane, Polisi yang Atasi Kenakalan Remaja dengan Dirikan Pesantren