Wisata ke Bandung? Masjid Ini Dapat Jadi Tempat Penginapan Sementara
Fajar adhitya
Selasa, 02 November 2021 - 23:00 WIB
Suasana di Masjid Sunda Kelapa. (Foto: Istimewa).
Traveller, wisatawan, atau pelancong seringkali berpikir dua kali untuk menyewa hotel yang hanya digunakan sebentar dengan biaya yang relatif mahal.Selain itu, traveller terkadang sulit mendaptitempat singgah atau bermalam sementara.
Kesulitan itu ternyata dicermati Corps Muballigh Bandung (CMB) yang kantornya berada di Jalan Stasiun Timur Braga, tak jauh dari Stasiun Bandung. Sebagai salah satu kota favorit tujuan wisata yang dijuluki sebagai 'Kota Kembang', CMB kemudian menginisasi pendirian masjid transit di Bandung yang diberi nama Masjid Saifuddaulah.
Posisi masjid yang stategis membuat traveller memutuskan singgah di tempat tersebut sebelum melanjutkan perjalanan. Alasan lainnya adalah kawasan tersebut sering digunakan anak muda dari berbagai komunitas untuk berkumpul.
Baca Juga:3 Desa Wisata Indonesia Tampil di Ajang UNWTO Best Tourism Villages 2021
Dengan dukungan dari semua pihak baik jajaran pengurus CMB, akhirnya DKM Masjid Saifuddaullah semakin memantapkan diri, terus berbenah dan merencanakan pembangunan Masjid dan Gedung Dakwah Corps Muballigh Bandung, dengan konsep Masjid Transit di Kota Bandung.
Sebagai sebuah lembaga DKM yang baru, untuk mendapatkan legal formal pada tahun 2018, DKM masjid Saefuddaulah melakukan rapat kerja di Balai Kota Bandung, selain menyusun program kerja juga mematangkan penyusunan kepengurusannya, dan pada akhirnya SK kepengurusan dikeluarkan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bandung pada tanggal 8 April 2019 M / Sya'ban 1440 H.
Baca Juga:Indonesia Kirim 15 Imam Masjid ke UEA, Ini Rincian Namanya
Kesulitan itu ternyata dicermati Corps Muballigh Bandung (CMB) yang kantornya berada di Jalan Stasiun Timur Braga, tak jauh dari Stasiun Bandung. Sebagai salah satu kota favorit tujuan wisata yang dijuluki sebagai 'Kota Kembang', CMB kemudian menginisasi pendirian masjid transit di Bandung yang diberi nama Masjid Saifuddaulah.
Posisi masjid yang stategis membuat traveller memutuskan singgah di tempat tersebut sebelum melanjutkan perjalanan. Alasan lainnya adalah kawasan tersebut sering digunakan anak muda dari berbagai komunitas untuk berkumpul.
Baca Juga:3 Desa Wisata Indonesia Tampil di Ajang UNWTO Best Tourism Villages 2021
Dengan dukungan dari semua pihak baik jajaran pengurus CMB, akhirnya DKM Masjid Saifuddaullah semakin memantapkan diri, terus berbenah dan merencanakan pembangunan Masjid dan Gedung Dakwah Corps Muballigh Bandung, dengan konsep Masjid Transit di Kota Bandung.
Sebagai sebuah lembaga DKM yang baru, untuk mendapatkan legal formal pada tahun 2018, DKM masjid Saefuddaulah melakukan rapat kerja di Balai Kota Bandung, selain menyusun program kerja juga mematangkan penyusunan kepengurusannya, dan pada akhirnya SK kepengurusan dikeluarkan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bandung pada tanggal 8 April 2019 M / Sya'ban 1440 H.
Baca Juga:Indonesia Kirim 15 Imam Masjid ke UEA, Ini Rincian Namanya