Kasus Bunuh Diri Para Pekerja Wanita di Jepang Meningkat
Muhammad rifai akif
Rabu, 03 November 2021 - 13:05 WIB
Ilustrasi pekerja wanita bunuh diri. Foto: Langit7.id/iStock
Pemerintah Jepang mengumumkan kasus bunuh diri di kalangan pekerja wanita melonjak selama pandemi. Meningkatnya kasus bunuh diri tersebut menandai peningkatan pertama dalam dua tahun terakhir.
Buku putih tentang pencegahan bunuh diri yang disetujui pemerintah menunjukkan jumlah kasus di kalangan wanita meningkat. NHK dalam laporannya menyebutkan, sebelumnya 935 kasus bunuh diri yang kini menjadi 7.026 pada 2020.
Baca Juga:Jepang Jadi Negara Paling Serius Tangani Obesitas
"Ini menunjukkan bisa jadi karena perubahan kondisi kerja yang disebabkan oleh penyebaran infeksi virus korona," demikian bunyi laporan NHK tersebut, Selasa (2/11/2021).
Sementara kasus bunuh diri pada pria jumlahnya relatif menurun, yakni 23 atau menjadi 14.055. "Ini adalah penurunan ke-11 berturut-turut." lanjutan laporan tersebut.
Sebanyak 21.081 orang mengakhiri hidup mereka di Jepang tahun lalu. Jumlah tersebut meningkat 912 dari 2019.
Baca Juga:WHO: Persediaan Medis di Afghanistan Krisis, Sisa Hitungan Hari
Buku putih tentang pencegahan bunuh diri yang disetujui pemerintah menunjukkan jumlah kasus di kalangan wanita meningkat. NHK dalam laporannya menyebutkan, sebelumnya 935 kasus bunuh diri yang kini menjadi 7.026 pada 2020.
Baca Juga:Jepang Jadi Negara Paling Serius Tangani Obesitas
"Ini menunjukkan bisa jadi karena perubahan kondisi kerja yang disebabkan oleh penyebaran infeksi virus korona," demikian bunyi laporan NHK tersebut, Selasa (2/11/2021).
Sementara kasus bunuh diri pada pria jumlahnya relatif menurun, yakni 23 atau menjadi 14.055. "Ini adalah penurunan ke-11 berturut-turut." lanjutan laporan tersebut.
Sebanyak 21.081 orang mengakhiri hidup mereka di Jepang tahun lalu. Jumlah tersebut meningkat 912 dari 2019.
Baca Juga:WHO: Persediaan Medis di Afghanistan Krisis, Sisa Hitungan Hari