MUI Akan Bangun Rumah Sakit Indonesia di Palestina, Butuh Dana Rp 87 Miliar
Muhajirin
Rabu, 03 November 2021 - 20:32 WIB
Rencana Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Palestina oleh Majelis Ulama Indonesia (foto: mui.or.id)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan membangun rumah sakit di Hebron, Palestina. Pembangunan rumah sakit itu merupakan hasil penggalangan dana sebesar Rp23 miliar dari berbagai elemen masyarakat.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul hakim, mengatakan, MUI akan segera memproses pembangunan rumah sakit tersebut. MUI tengah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.
“MUI telah mengumumkan lebih dari Rp23 miliar dari Rp87 miliar yang ditargetkan. Dalam waktu dekat, akan segera tanda tangan MoU dan perjanjian turunannya untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron (RSIH) tersebut,” kata Sudarnoto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (2/11/2021).
MUI akan rapat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Palestina, Wali Kota Hebron, dan KBRI di Amman dalam waktu dekat. Setelah itu, peletakan batu pertama Rumah Sakit Indonesia di Hebron akan dilakukan.
Mengutip laman resmi MUI, Sudarnoto menegaskan posisi MUI yang mendukung pemerintah dengan pengarusutamaan wasathiyyatul islam dan menawarkan alternatif jalan damai bari negara-negara berkonflik.
“Dalam masalah Palestina, MUI juga mengembangkan second track diplomacy sebagai bentuk kontribusi dalam menciptakan perdamaian di Palestina. MUI juga berinisiatif untuk mempertemukan faksi-faksi di internal Palestina agar dapat bekerja sama untuk kepentingan Palestina secara umum,” ucap Sudarnoto.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul hakim, mengatakan, MUI akan segera memproses pembangunan rumah sakit tersebut. MUI tengah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.
“MUI telah mengumumkan lebih dari Rp23 miliar dari Rp87 miliar yang ditargetkan. Dalam waktu dekat, akan segera tanda tangan MoU dan perjanjian turunannya untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron (RSIH) tersebut,” kata Sudarnoto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (2/11/2021).
MUI akan rapat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Palestina, Wali Kota Hebron, dan KBRI di Amman dalam waktu dekat. Setelah itu, peletakan batu pertama Rumah Sakit Indonesia di Hebron akan dilakukan.
Mengutip laman resmi MUI, Sudarnoto menegaskan posisi MUI yang mendukung pemerintah dengan pengarusutamaan wasathiyyatul islam dan menawarkan alternatif jalan damai bari negara-negara berkonflik.
“Dalam masalah Palestina, MUI juga mengembangkan second track diplomacy sebagai bentuk kontribusi dalam menciptakan perdamaian di Palestina. MUI juga berinisiatif untuk mempertemukan faksi-faksi di internal Palestina agar dapat bekerja sama untuk kepentingan Palestina secara umum,” ucap Sudarnoto.
(jqf)