Kombinasi Booster dengan Vaksin Sebelumnya Aman, Ini Penjelasannya.
Muhammad rifai akif
Kamis, 04 November 2021 - 09:02 WIB
Ilustrasi vaksin booster COVID-19. Foto : LANGIT7/iStock
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan bahwa orang dapat menerima vaksin booster yang berbeda dari vaksin yang ia terima sebelumnya.
Jadi, seseorang yang pernah mendapatkan vaksin Pfizer beberapa bulan sebelumnya, bisa mendapatkan vaksin lain sebagai booster dari Moderna atau Johnson & Johnson selama memenuhi syarat dari petugas kesehatan.
FDA tidak mengatakan kombinasi tertentu menjadi yang terbaik atau mengatakan satu jenis vaksin lebih kuat daripada vaksin lainnya.
Juru bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS juga memberikan dukungannya untuk mencampur vaksin primer dengan dosis booster yang berbeda.
Baca juga : Tiga Vaksin COVID-19 Ini Tunjukkan Respon Imun Kuat hingga 8 Bulan Tanpa Booster
Data boleh mengkombinasi vaksin
Dilansir dari Wall Street Journal, Kamis (4/11/2021), National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, telah melakukan penelitian terhadap 458 orang yang sudah menguji kombinasi vaksin antara Pfizer, Moderna, dan J&J. Penelitian dilakukan setelah 15-29 hari setelah pemakaian booster.
Jadi, seseorang yang pernah mendapatkan vaksin Pfizer beberapa bulan sebelumnya, bisa mendapatkan vaksin lain sebagai booster dari Moderna atau Johnson & Johnson selama memenuhi syarat dari petugas kesehatan.
FDA tidak mengatakan kombinasi tertentu menjadi yang terbaik atau mengatakan satu jenis vaksin lebih kuat daripada vaksin lainnya.
Juru bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS juga memberikan dukungannya untuk mencampur vaksin primer dengan dosis booster yang berbeda.
Baca juga : Tiga Vaksin COVID-19 Ini Tunjukkan Respon Imun Kuat hingga 8 Bulan Tanpa Booster
Data boleh mengkombinasi vaksin
Dilansir dari Wall Street Journal, Kamis (4/11/2021), National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, telah melakukan penelitian terhadap 458 orang yang sudah menguji kombinasi vaksin antara Pfizer, Moderna, dan J&J. Penelitian dilakukan setelah 15-29 hari setelah pemakaian booster.