home global news

Surat Terbuka Didi Riyadi ke Presiden: Mati karena Wabah atau Kelaparan

Sabtu, 17 Juli 2021 - 00:00 WIB
Artis Didi Riyadi. Foto: Instagram @didiriyadiofficial
Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang ditetapkan pemerintah sebagai upaya menurunkan angka kasus Covid-19 menuai pro dan kontra. Mantan drummerGrup Band Element,Didi Riyadi menjadi salah satu yang kontra dan di berinisiatif membuat surat terbuka di akun instagram miliknya.

Surat tersebut ditujukan untuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Ada tiga lembar surat yang diunggahnya dan berisikan beberapa poin mengenai rencana perpanjangan PPKM. Fokus utamanya, yakni menolak penerapan tersebut.

"Kepada yang terhormat: Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo. Perkenankan saya menyampaikan surat terbuka pertama saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Hidup NKRI," tulis Didi pada keterangan unggahannya, Kamis (15/7/2021).

Tiga aspek hasil pemantauannya, yakni pemberitaan media, media sosial, dan interaksi dengan masyarakat,Didi menolak kebijakan

perpanjangan PPKM dengan beberapa alasan. Pada lembar pertama, Didi menyoroti imbas Covid-19 yang berdampak sangat besar bagi dunia, termasuk yang dialami Indonesia saat ini.

"Dampaknya luar biasa dirasakan oleh masyarakat serta sangat memukul berbagai bidang terutama pada perekonomian, kesehatan, pendidikan, dunia seni dan hiburan serta bidang lainnya,"ungkapnya.

Selain itu, Didi menilai PPKM Darurat terbukti tidak mampu meredam penyebaran Covid-19 dan bukan solusi terbaik karena malah menambah penderitaan rakyat Indonesia. Dia mengibaratkan, masyarakat hanya dipaksa untuk memilih buah simalakama, mati karena wabah atau kelaparan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 jokowi ppkm darurat ekonomi rakyat didi riyadi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya