Indonesia Siapkan Generasi Muda Tingkatkan Produk Fesyen dan Kriya
Mahmuda attar hussein
Selasa, 09 November 2021 - 18:15 WIB
Bisnis fesyen muslim. Foto: Langit7/Istock
Sekolah fesyen “La Salle College", Jakarta dan “Accademia di Moda KOEFIA", Roma menandatangani kesepakatan kerja sama penguatan kolaborasi pertukaran budaya, kreativitas dan kerajinan tangan, serta pendidikan fesyen.
Penandatanganan itu dilakukan oleh pendiri sekolah mode “La Salle College" Poppy Dharsono, Direktur Sekolah Mode KOEFIA Giovanni di Pasquale, serta Direktur Humas Sekolah Mode KOEFIA Bianca Lami.
Penguatan kolaborasi antara kedua sekolah mode itu dilakukan guna mempersiapkan generasi muda yang dapat menghasilkan produk kreatif berkualitas. Dengan harapan dapat berkiprah di dunia mode internasional masa depan.
Baca juga: Ingin Sukses Berbisnis? Pahami Konsep Ketetapan Rezeki dalam Islam
Apalagi, Italia memiliki kualitas kerajinan kulit yang tinggi. Hal itu menjadikan La Salle College juga berencana membuka jurusan baru divisi kerajinan dan industri kulit.
"Penguatan kerja sama dengan sekolah mode di Italia bertujuan untuk memberdayakan UMKM Indonesia, khususnya sub sektor fesyen. Juga mendukung pemberdayaan peran perempuan Indonesia, yang mana lebih dari 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan," ungkap Poppy di acara Coffee Morning at the Embassy, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Duta Besar RI, Esti Andayani menyebutkan, penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan industri kreatif tersebut sejalan dengan program Tahun Internasional Ekonomi Kreatif yang digagas Indonesia pada Sidang Umum PBB ke-74. Di mana tujuannya untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif demi pembangunan berkelanjutan.
Penandatanganan itu dilakukan oleh pendiri sekolah mode “La Salle College" Poppy Dharsono, Direktur Sekolah Mode KOEFIA Giovanni di Pasquale, serta Direktur Humas Sekolah Mode KOEFIA Bianca Lami.
Penguatan kolaborasi antara kedua sekolah mode itu dilakukan guna mempersiapkan generasi muda yang dapat menghasilkan produk kreatif berkualitas. Dengan harapan dapat berkiprah di dunia mode internasional masa depan.
Baca juga: Ingin Sukses Berbisnis? Pahami Konsep Ketetapan Rezeki dalam Islam
Apalagi, Italia memiliki kualitas kerajinan kulit yang tinggi. Hal itu menjadikan La Salle College juga berencana membuka jurusan baru divisi kerajinan dan industri kulit.
"Penguatan kerja sama dengan sekolah mode di Italia bertujuan untuk memberdayakan UMKM Indonesia, khususnya sub sektor fesyen. Juga mendukung pemberdayaan peran perempuan Indonesia, yang mana lebih dari 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan," ungkap Poppy di acara Coffee Morning at the Embassy, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Duta Besar RI, Esti Andayani menyebutkan, penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan industri kreatif tersebut sejalan dengan program Tahun Internasional Ekonomi Kreatif yang digagas Indonesia pada Sidang Umum PBB ke-74. Di mana tujuannya untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif demi pembangunan berkelanjutan.