Wapres Dukung Pembangunan Kawasan Industri Halal Gresik
Mahmuda attar hussein
Rabu, 10 November 2021 - 20:25 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat menerima Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Foto: setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin memberikan dukungannya terkait rencana Pemerintah Kabupaten Gresik untuk membangun Kawasan Industri Halal (KIH) guna mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) di Indonesia.
Hal itu disebutkan Maruf saat menerima audiensi dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Jakarta, Selasa sore (9/11). Dalam pertemuan itu, Maruf menyebutkan bahwa sudah menjadi tugas pemerintah dalam mendorong pengembangan eksyar.
“Saya kira kita memang mendorong pertumbuhan KIH. Itu memang program pemerintah dan salah satu fokus dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah kita,” ujarnya.
Baca juga: Maruf Amin Minta Penguatan Peran Perbankan Syariah Lewat SDM Unggul
Meskipun di Jawa Timur sudah memiliki KIH Safe n Lock Sidoarjo, tapi Maruf tetap memberikan dukungannya untuk mengembangkan KIH Gresik. Untuk itu, ia meminta Bupati Gresik untuk segera berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur guna melengkapi segala persyaratan administratif.
“Saya kira koordinasi dengan Gubernur itu penting, dan kalau sudah memenuhi syarat (lanjut) ke Kementerian Perindustrian untuk memperoleh legalitasnya,” imbaunya.
Seperti diketahui, saat ini sudah terdapat tiga KIH yang telah memperoleh penetapan dari Kementerian Perindustrian. Di antaranya Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Modern Cikande Industrial Estate di Serang-Banten, dan Bintan Inti Halal Hub di Kabupaten Bintan.
Hal itu disebutkan Maruf saat menerima audiensi dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Jakarta, Selasa sore (9/11). Dalam pertemuan itu, Maruf menyebutkan bahwa sudah menjadi tugas pemerintah dalam mendorong pengembangan eksyar.
“Saya kira kita memang mendorong pertumbuhan KIH. Itu memang program pemerintah dan salah satu fokus dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah kita,” ujarnya.
Baca juga: Maruf Amin Minta Penguatan Peran Perbankan Syariah Lewat SDM Unggul
Meskipun di Jawa Timur sudah memiliki KIH Safe n Lock Sidoarjo, tapi Maruf tetap memberikan dukungannya untuk mengembangkan KIH Gresik. Untuk itu, ia meminta Bupati Gresik untuk segera berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur guna melengkapi segala persyaratan administratif.
“Saya kira koordinasi dengan Gubernur itu penting, dan kalau sudah memenuhi syarat (lanjut) ke Kementerian Perindustrian untuk memperoleh legalitasnya,” imbaunya.
Seperti diketahui, saat ini sudah terdapat tiga KIH yang telah memperoleh penetapan dari Kementerian Perindustrian. Di antaranya Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Modern Cikande Industrial Estate di Serang-Banten, dan Bintan Inti Halal Hub di Kabupaten Bintan.