Ketua DPR Dorong Petani Melek Teknologi untuk Tingkatkan Produksi
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 11 November 2021 - 22:05 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: DPR RI)
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani, mendorong petani melek teknologi dalam rangka peningkatan produktivitas hasil pertanian. Jika produktivitas naik, maka kesejahteraan petani pun akan meningkat.
Hal itu disampaikan Puan saat kunjungan kerja ke area persawahan Sendangmulyo, Minggir, Sleman, DI Yogyakarta (DIY), Kamis (11/11).
"DPR RI terus memberi perhatian besar bagaimana upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Sebab, tangan mereka yang memberi makan kita semua," ujar Puan dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga:Upaya Kementan Kembangkan Penggunaan Inovasi dan Teknologi Pertanian
Di area sawah seluas enam hektar, Puan mendengar aspirasi dari salah satu petani milenial, yaitu Linggarsari Ayu. Ayu mengungkapkan alasannya menjadi petani karena ingin membantu orangtuanya yang sudah lanjut usia.
"Saya harap ke depan ada petani-petani muda yang mau mengerjakan sawah orang tuanya supaya sawahnya tidak dijual atau ditanami beton dijadikan di rumah," kata Ayu kepada Puan.
Menanggapi hal tersebut, Puan mendukung munculnya banyak petani milenial. Ia menilai jika Indonesia tidak bisa berdaulat pangan tanpa adanya petani.
Hal itu disampaikan Puan saat kunjungan kerja ke area persawahan Sendangmulyo, Minggir, Sleman, DI Yogyakarta (DIY), Kamis (11/11).
"DPR RI terus memberi perhatian besar bagaimana upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Sebab, tangan mereka yang memberi makan kita semua," ujar Puan dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga:Upaya Kementan Kembangkan Penggunaan Inovasi dan Teknologi Pertanian
Di area sawah seluas enam hektar, Puan mendengar aspirasi dari salah satu petani milenial, yaitu Linggarsari Ayu. Ayu mengungkapkan alasannya menjadi petani karena ingin membantu orangtuanya yang sudah lanjut usia.
"Saya harap ke depan ada petani-petani muda yang mau mengerjakan sawah orang tuanya supaya sawahnya tidak dijual atau ditanami beton dijadikan di rumah," kata Ayu kepada Puan.
Menanggapi hal tersebut, Puan mendukung munculnya banyak petani milenial. Ia menilai jika Indonesia tidak bisa berdaulat pangan tanpa adanya petani.