Adi Hidayat Sebut Masyarakat Indonesia Keturunan Nabi Ibrahim
Fajar adhitya
Selasa, 16 November 2021 - 18:47 WIB
Ustadz Adi Hidayat. (Foto: Istimewa).
Dai kondang Ustaz Adi Hidayatmenyebut bangsa Indonesia sebagai keterununan Nabi Ibrahim. Menurut dia, masyarakat Indonesia adalah keturunan Nabi Ibrahim dari istri ketiganya yang bernama Qantarah binti Alyakfan.“Ternyata istriNabi Ibrahimada empat yakni Siti Sarah, Siti Hajar, Qantarah binti Alyakfan, dan Aminah. Istri ketiga ini yang menjadi silsilah bagiketurunanke Asia Tenggara termasuk Indonesia,” kataUstaz Adi Hidayatdilansir mui.or.id, Selasa (16/11/2021)..Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk bersyukur karena hidup di Indonesia yang alamnya subur. Ustaz Adi mengatakan, Indonesia merupakan negara yang sangat strategis dari sisi apa pun.
Baca Juga:Perbedaan Makna Abi, Buya, Abati dan Ummi, Umma, Ammati“Saya senang melakukan riset terhadap Indonesia dan subhanallah betapa hebatnya Indonesia,” katanya.Ustaz Adi Hidayat juga mengungkapkan persoalan pandemi Covid-19. Menurut dia, masalah penanganan pandemi virus atau penyakit telah diterapkan Islam sejak 13 abad lalu.
Baca Juga:Ria Ricis dan Teuku Ryan Sah Jadi Suami Istri, Begini Isi Nasihat Pernikahannya“Alim ulama dengan merujuk kepada Alquran dan hadis ternyata sudah memiliki banyak istilah baik lockdown, PPKM, dan lain-lain. Intinya wabah dari virus adalah tak nampak sehingga harus dihadapi dengan kekuatan terbaik dari semua kalangan,” katanya.Demikian pula dengan kasus hoaks saat pandemi juga sudah terjadi sejak lama, misalnya saat wabah kolera ketika kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab. “Saat itu warga sangat gelisah dengan maraknya hoaks. Akhirnya semua kalangan baik ulama dan tenaga kesehatan memberikan penjelasan agar warga tenang kembali,” katanya.
Baca Juga:Ilmu Pengetahuan Berkembang Pesat Terinspirasi dari Al-Quran
Baca Juga:Perpustakaan Masjid Al Akbar Surabaya Koleksi 13 Ribu Buku-Kitab
Baca Juga:Perbedaan Makna Abi, Buya, Abati dan Ummi, Umma, Ammati“Saya senang melakukan riset terhadap Indonesia dan subhanallah betapa hebatnya Indonesia,” katanya.Ustaz Adi Hidayat juga mengungkapkan persoalan pandemi Covid-19. Menurut dia, masalah penanganan pandemi virus atau penyakit telah diterapkan Islam sejak 13 abad lalu.
Baca Juga:Ria Ricis dan Teuku Ryan Sah Jadi Suami Istri, Begini Isi Nasihat Pernikahannya“Alim ulama dengan merujuk kepada Alquran dan hadis ternyata sudah memiliki banyak istilah baik lockdown, PPKM, dan lain-lain. Intinya wabah dari virus adalah tak nampak sehingga harus dihadapi dengan kekuatan terbaik dari semua kalangan,” katanya.Demikian pula dengan kasus hoaks saat pandemi juga sudah terjadi sejak lama, misalnya saat wabah kolera ketika kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab. “Saat itu warga sangat gelisah dengan maraknya hoaks. Akhirnya semua kalangan baik ulama dan tenaga kesehatan memberikan penjelasan agar warga tenang kembali,” katanya.
Baca Juga:Ilmu Pengetahuan Berkembang Pesat Terinspirasi dari Al-Quran
Baca Juga:Perpustakaan Masjid Al Akbar Surabaya Koleksi 13 Ribu Buku-Kitab
(zhd)