Bagaimana Tata Cara Shalat Gerhana Sesuai Petunjuk Nabi?
Jaja Suhana
Jum'at, 19 November 2021 - 09:08 WIB
Ilustrasi terjadinya gerhana bulan. Foto: iStock.
Kementerian Agama mengimbau umat Islam untuk melakukan salat sunnah gerhana. Karena masih pandemi, pelaksanaan salat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Kami mengimbau kaum muslimin agar melakukan Salat Gerhana, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/11/2021).
“Karena masih pandemi, tetap disiplin lima M: mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan,” sambungnya.
Baca Juga:Kemenag Imbau Umat Islam Sore Nanti Shalat Gerhana
Menurut dia, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, umat Islam dianjurkan melakukan salat gerhana, walaupun dalam posisi gerhana bulan sebagian. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar, taubat, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya.
“Mempertimbangkan waktu terbit bulan di masing-masing daerah, maka Salat Gerhana bisa dilakukan pada rentang setelah Salat Maghrib sampai selesai Gerhana sesuai dengan waktu di atas,” ujar Kamaruddin.
Baca Juga:Bolehkan Anak-Anak Jadi Imam Shalat? Ini Jawabannya
“Kami mengimbau kaum muslimin agar melakukan Salat Gerhana, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/11/2021).
“Karena masih pandemi, tetap disiplin lima M: mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan,” sambungnya.
Baca Juga:Kemenag Imbau Umat Islam Sore Nanti Shalat Gerhana
Menurut dia, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, umat Islam dianjurkan melakukan salat gerhana, walaupun dalam posisi gerhana bulan sebagian. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar, taubat, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya.
“Mempertimbangkan waktu terbit bulan di masing-masing daerah, maka Salat Gerhana bisa dilakukan pada rentang setelah Salat Maghrib sampai selesai Gerhana sesuai dengan waktu di atas,” ujar Kamaruddin.
Baca Juga:Bolehkan Anak-Anak Jadi Imam Shalat? Ini Jawabannya