home sports

PSSI Tegaskan Komitmen Berantas Kasus Suap di Liga Indonesia

Selasa, 23 November 2021 - 20:05 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11). (Foto: PSSI)
PSSImenyatakan komitmennya untuk memberantas segala praktek suap, pengaturan skor, serta match fixing di kompetisi Liga Indonesia. Hal ini menyusul adanya kasus suap di kompetisi Liga 3 2021 di Jawa Timur.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan bahwa saat ini Komdis Asprov PSSI Jatim melaporkan empat orang pelaku suap ke pihak kepolisian. Keempat pelaku itu ialah Bambang Suryo, David, Billy, dan Anshori.

Baca juga:Komdis PSSI Jatim Laporkan Kasus Suap ke Polisi

"PSSI mengutus Ketua Komdis (Erwin Tobing) untuk mendampingi proses pelaporan tersebut. Status perkara yang dilaporkan tersebut saat ini dalam tahap penyeledikan," kata Iriawan dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11).

Iriawan menambahkan keempat orang ini dilaporkan ke Polda Jatim karena bukan bagian dari football family. Jadi karena bukan bagian football family, tidak bisa dihukum menggunakan kode disiplin PSSI.

Terkait komitmen wasit di Liga 1 dan Liga 2, Iriawan menjelaskan bahwa kesejahteraan wasit sangat diperhatikan oleh PSSI. Terlebih, gaji wasit di BRI Liga 1 2021/2022 sudah paling tinggi sepanjang sejarah kompetisi di Indonesia.

Baca juga:Komdis PSSI Jatim Jatuhkan Sanksi Berat ke Pelaku Suap di Liga 3
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sepak bola pssi liga indonesia mochamad iriawan kasus suap
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya