home lifestyle muslim

Manfaat Khitan: Kurangi Risiko Penyakit Menular Seksual

Kamis, 25 November 2021 - 22:07 WIB
Festival Muharam Bakrie Amanah sempat tertunda pelaksanaanya sebagai dampak pandemi Covid-19 akhirnya dapat menggelar khitanan massal. Foto: Dok. Bakrie Amanah.
Khitan atau sunat memiliki beragam manfaat dari sisi medis. Manfaat sunat ditinjau dari sisi medis salah satunya dapat menekan risiko infeksi penyakit menular seksual (PMS).

Beberapa kajian medis memaparkan bahwa sunat dapat mengurangi risiko penyakit menular seksual, seperti HIV. Bukti epidemiologis yang meyakinkan dari lebih dari 40 penelitian menunjukkan bahwa khitan memberikan perlindungan yang signifikan terhadap infeksi HIV.

“Pria yang disunat memiliki dua sampai delapan kali lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi HIV. Selain itu, sunat juga melindungi terhadap infeksi menular seksual lainnya, seperti sifilis dan gonore,” dikutip Szabo, R, and R V Short “How does male circumcision protect against HIV infection?.” BMJ (Clinical research ed.) vol. 320,7249 (2000).

Baca Juga:Hati-hati, Merokok Masih Jadi Penyebab Utama Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Penelitian itu memaparkan, risiko seseorang tertular infeksi penyakit menular seksual saat berhubungan intim adalah dua sampai lima kali lipat. Dengan khitan pasangan jadi lebih terlindungi dari penularan penyakit seksual.

Dengan penurunan yang cukup besar ini, dunia medis menganjurkan sunat apalagi mereka yang aktif secara seksual dan jarang menggunakan kondom. Selain HIV, penyakit seksual yang bisa dicegah adalah herpes, dan infeksi virus papiloma manusia (HPV).

Baca Juga:Anak Laki-Laki Sebaiknya Dikhitan Sejak Bayi, Ini Penjelasannya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
khitan kesehatan epidemiolog
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya