LANGIT7.ID, Jakarta - Khitan atau sunat memiliki beragam manfaat dari sisi medis. Manfaat sunat ditinjau dari sisi medis salah satunya dapat menekan risiko infeksi penyakit menular seksual (PMS).
Beberapa kajian medis memaparkan bahwa sunat dapat mengurangi risiko penyakit menular seksual, seperti HIV. Bukti epidemiologis yang meyakinkan dari lebih dari 40 penelitian menunjukkan bahwa khitan memberikan perlindungan yang signifikan terhadap infeksi HIV.
“Pria yang disunat memiliki dua sampai delapan kali lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi HIV. Selain itu, sunat juga melindungi terhadap infeksi menular seksual lainnya, seperti sifilis dan gonore,” dikutip Szabo, R, and R V Short “How does male circumcision protect against HIV infection?.” BMJ (Clinical research ed.) vol. 320,7249 (2000).
Baca Juga: Hati-hati, Merokok Masih Jadi Penyebab Utama Penyakit Paru Obstruktif KronisPenelitian itu memaparkan, risiko seseorang tertular infeksi penyakit menular seksual saat berhubungan intim adalah dua sampai lima kali lipat. Dengan khitan pasangan jadi lebih terlindungi dari penularan penyakit seksual.
Dengan penurunan yang cukup besar ini, dunia medis menganjurkan sunat apalagi mereka yang aktif secara seksual dan jarang menggunakan kondom. Selain HIV, penyakit seksual yang bisa dicegah adalah herpes, dan infeksi virus papiloma manusia (HPV).
Baca Juga: Anak Laki-Laki Sebaiknya Dikhitan Sejak Bayi, Ini PenjelasannyaDilansir Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), khitan memiliki beragam manfaat kesehatan. Sirkumsisi atau sunat dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih.
“Kondisi infeksi saluran kemih berulang dapat menyebabkan gangguan ginjal. Pria yang tidak disunat lebih rentan terhadap infeksi jenis ini,” dikutip Kamis (25/11/2021).
Baca Juga: 6 Manfaat Puasa Senin-Kamis bagi Kesehatan yang Jarang DiketahuiSunat dapat mencegah Mencegah fimosis, yakni sebuah kondisi saat kulup penis yang tidak disunat sulit untuk ditarik. Hal ini menyebabkan penis terasa nyeri dan membuat pria sulit untuk buang air kecil (BAK) karena sakit.
Manfaat sunat dapat mengurangi risiko kanker penis dan juga kanker serviks pada pasangannya. Wanita yang pasangannya melakukan sunat memiliki risiko lebih rendah terjangkit kanker serviks dibanding mereka yang pasangannya tidak disunat.
Baca Juga: Bagaimana Ketentuan Pinjam-Meminjam dalam Islam?(zhd)