home edukasi & pesantren

Tanggung Jawab Guru Tak Hanya Mentransfer Ilmu tapi juga Mendidik Adab dan Akhlak

Jum'at, 26 November 2021 - 12:09 WIB
Ilustrasi seorang Kiai mengajarkan Al-Quran kepada santrinya (foto: langit7.id/istock)
Pegiat pendidikan asal Makassar, Ustadz Syamsuddin, mengingatkan para guru untuk memperhatikan adab terhadap murid. Adab tersebut memiliki pengaruh besar untuk melahirkan generasi emas di masa depan.

Salah satu adab seorang guru terhadap murid adalah mengutamakan pendidikan adab dan akhlak ketimbang mentransfer ilmu semata. Sebab, adab merupakan pondasi utama agar anak didik mampu mengeksplorasi setiap ilmu yang dia dapatkan.

“Adab dulu baru ilmu. Bukan ilmu baru adab. Betapa pentingnya adab. Orang beradab, sudah pasti berilmu. Tapi orang berilmu belum tentu beradab,” kata Syamsuddin dalam webinar Minhaj MIUMI, Kamis malam (25/11/2021).

lmu tanpa adab sangat berbahaya. Ibarat sebuah korek api tanpa kayu bakar. Korek itu tidak akan berguna sama sekali. Ilmu tanpa adab seperti jasad tanpa ruh. Anak didik hanya berjalan tanpa arah tujuan yang pasti.

“Ngapain orang berilmu, tapi tidak beradab. Di Indonesia, cukup banyak orang berilmu, tapi lupa berlajar adab, lupa belajar akhlak,” ucapnya.

Ilmu tanpa ilmu memiliki dampak sangat besar. Dia menyebut di Indonesia banyak orang memiliki kecerdasan intelektual, namun hanya menjadi manusia cerdik dan licik karena tidak diiringi dengan adab. Itu bisa dilihat dari oknum anak bangsa yang korupsi.

Para koruptor merupakan kumpulan orang-orang berijazah. Namun, ketiadaan adab membuat mereka abai terhadap hak-hak rakyat demi kepentingan pribadi dan kelompok.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
guru peran guru hari guru nasional adab
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya