BRI Liga 1
Kalah dari Persita Tangerang, Pelatih PSS Sleman Murka
Arif purniawan
Ahad, 28 November 2021 - 20:05 WIB
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic (foto: istimewa)
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic marah usai dikalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (28/11) sore.
Dalam pertandingan di pekan ke-14 tersebut sebenarnya Super Elang Jawa, juga memiliki peluang tapi tidak bisa dikonversi menjadi gol.
“Pada babak pertama bermain sangat bagus, seharusnya bisa mencetak satu sampai dua gol karena ada peluang. Ini tergantung kualitas individu,” kata Dejan, seusai pertandingan, Minggu (28/11).
Namun di babak kedua, timnya bermain sangat buruk. Dan kekalahan ini karena kesalahan dari timnya sendiri. Bahkan, ia sangat menyesalkan pemainnaya malah melakukan gol bunuh diri, yang mengakibatkan PSS Sleman harus menelan kekalahan.
Baca juga:Diwarnai Hujan Kartu, Bhayangkara FC dan PSIS Berbagi Poin
“Kita kecewa. Saya marah sekali. Kalau tidak punya hati main di Sleman, tidak apa-apa. Masih ada tim lain, yang mau menerima. Saya minta tidak main-main seperti ini," sesalnya.
Dejan tidak bermaksud menunjuk salah satu pemain, tapi ini adalah kesalahan semuanya. Kekalahan ini juga tidak terkait dengan absennya dua pemain Nemanja Kojic dan Irfan Jaya yang masih di tim nasional, karena sudah diupayakan dengan rotasi pemain.
Dalam pertandingan di pekan ke-14 tersebut sebenarnya Super Elang Jawa, juga memiliki peluang tapi tidak bisa dikonversi menjadi gol.
“Pada babak pertama bermain sangat bagus, seharusnya bisa mencetak satu sampai dua gol karena ada peluang. Ini tergantung kualitas individu,” kata Dejan, seusai pertandingan, Minggu (28/11).
Namun di babak kedua, timnya bermain sangat buruk. Dan kekalahan ini karena kesalahan dari timnya sendiri. Bahkan, ia sangat menyesalkan pemainnaya malah melakukan gol bunuh diri, yang mengakibatkan PSS Sleman harus menelan kekalahan.
Baca juga:Diwarnai Hujan Kartu, Bhayangkara FC dan PSIS Berbagi Poin
“Kita kecewa. Saya marah sekali. Kalau tidak punya hati main di Sleman, tidak apa-apa. Masih ada tim lain, yang mau menerima. Saya minta tidak main-main seperti ini," sesalnya.
Dejan tidak bermaksud menunjuk salah satu pemain, tapi ini adalah kesalahan semuanya. Kekalahan ini juga tidak terkait dengan absennya dua pemain Nemanja Kojic dan Irfan Jaya yang masih di tim nasional, karena sudah diupayakan dengan rotasi pemain.