Mengapa Perlu Gaya Hidup Zero Waste? Rawat Bumi Sekaligus Islami
Dwitisya Rizky Desindatika
Kamis, 10 Maret 2022 - 12:55 WIB
Ilustrasi Zerowaste Foto: Ist
Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK), timbulan sampah yang dicakup dari 291 kabupaten/kota pada tahun 2020 hampir mencapai 37 juta ton sampah. Tentu ini belum termasuk sampah-sampah yang berserakan alias sampah Tidak Terkelola yang presentasenya mencapai 32.04% atau hampir 12 juta ton sampah.
Sampah yang diangkut oleh petugas setiap harinya dari rumah ke rumah dan jalanan menuju ke TPA, bukan berarti masalah sampah rumah selesai. Justru tumpukkan sampah yang kian menggunung akan menjadi bom waktu.
Dalam Islam, umat Muslim yang lahir ke dunia di utus sebagai khalifah di muka bumi. Diperintahkan berbuat amar makruf nahi mungkar, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga semua yang ada di Bumi, mulai hewan, tumbuhan, perairan, daratan dan udara.
Bagaimana caranya? Mengubah gaya hidup solusinya dan soal ini prinsip zerowaste layak diadopsi.
Apa itu zero waste?
Zero waste atau minim sampah yakni gaya hidup dengan semangat merawat bumi, menghormati makhluk hidup dan ramah terhadap lingkungan. Sesuai namanya, gerakkan zero waste sangat mengusahakan gaya hidup yang seminim mungkin memproduksi sampah untuk dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA).
Dalam penerapannya, gaya hidup ini mengurangi pemakaian kemasan sekali pakai, mengurangi kebutuhan sekunder terlebih tersier dan fokus pada kebutuhan pokok, kemudian mengolah kembali sampah agar sebisa mungkin tidak dibuang dengan cara pengomposan atau didaur ulang.
Sampah yang diangkut oleh petugas setiap harinya dari rumah ke rumah dan jalanan menuju ke TPA, bukan berarti masalah sampah rumah selesai. Justru tumpukkan sampah yang kian menggunung akan menjadi bom waktu.
Dalam Islam, umat Muslim yang lahir ke dunia di utus sebagai khalifah di muka bumi. Diperintahkan berbuat amar makruf nahi mungkar, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga semua yang ada di Bumi, mulai hewan, tumbuhan, perairan, daratan dan udara.
Bagaimana caranya? Mengubah gaya hidup solusinya dan soal ini prinsip zerowaste layak diadopsi.
Apa itu zero waste?
Zero waste atau minim sampah yakni gaya hidup dengan semangat merawat bumi, menghormati makhluk hidup dan ramah terhadap lingkungan. Sesuai namanya, gerakkan zero waste sangat mengusahakan gaya hidup yang seminim mungkin memproduksi sampah untuk dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA).
Dalam penerapannya, gaya hidup ini mengurangi pemakaian kemasan sekali pakai, mengurangi kebutuhan sekunder terlebih tersier dan fokus pada kebutuhan pokok, kemudian mengolah kembali sampah agar sebisa mungkin tidak dibuang dengan cara pengomposan atau didaur ulang.