Dinobatkan Penggiat Ekonomi Sosial Syariah Terbaik
Irfan Syauqi Beik Ungkap Tantangan Ekonomi Syariah di Masa Depan
Fajar adhitya
Senin, 29 November 2021 - 16:38 WIB
Ilustrasi perkembangan dan tantangan ekonomi syariah. Foto: iStock.
Dosen Ilmu Ekonomi Syariah, Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Irfan Syauqi Beik dinobatkan sebagai Tokoh Penggiat Ekonomi Sosial Syariah Terbaik 2021 oleh Bank Indonesia. Ia mengungkapkan beragam tantangan ekonomi syariah di masa depan.
Irfan bersyukur atas penghargaan Bank Indonesia Award (BI Award) yang diumumkan pada pertemuan tahunan Bank Indonesia pada 24 November silam. Ia berharap penghargaan ini dapat memotivasi dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.
“Saya sangat bersyukur akan hal ini dan sangat berterima kasih pada Bank Indonesia atas apresiasi yang sangat luar biasa in,” katanya dikutip ipb.ac.id, Senin (29/11/2021).
Baca Juga:Bakrie Amanah Salurkan Dana Zakat untuk Pemberdayaan UMKM
Ketua Divisi Zakat, Ekonomi Pembangunan dan Kebijakan Publik Syariah pada Departemen Ilmu Ekonomi Syariah ini mengungkapkan tantangan terbesar pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Tantangan utama terkait pemahaman dan penetrasi masyarakat yang masih rendah terhadap ekonomi syariah.
“Bahkan khusus wakaf, literasinya masih sangat rendah. Sementara literasi zakat relatif lebih baik karena berada pada level menengah atau moderat,” jelasnya.
Baca Juga:Wakaf, Alternatif Masyarakat Terhindar dari Utang
Irfan bersyukur atas penghargaan Bank Indonesia Award (BI Award) yang diumumkan pada pertemuan tahunan Bank Indonesia pada 24 November silam. Ia berharap penghargaan ini dapat memotivasi dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.
“Saya sangat bersyukur akan hal ini dan sangat berterima kasih pada Bank Indonesia atas apresiasi yang sangat luar biasa in,” katanya dikutip ipb.ac.id, Senin (29/11/2021).
Baca Juga:Bakrie Amanah Salurkan Dana Zakat untuk Pemberdayaan UMKM
Ketua Divisi Zakat, Ekonomi Pembangunan dan Kebijakan Publik Syariah pada Departemen Ilmu Ekonomi Syariah ini mengungkapkan tantangan terbesar pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Tantangan utama terkait pemahaman dan penetrasi masyarakat yang masih rendah terhadap ekonomi syariah.
“Bahkan khusus wakaf, literasinya masih sangat rendah. Sementara literasi zakat relatif lebih baik karena berada pada level menengah atau moderat,” jelasnya.
Baca Juga:Wakaf, Alternatif Masyarakat Terhindar dari Utang