Bens Leo Meninggal Dunia, Ini Kiprahnya di Dunia Musik Indonesia
Muhammad rifai akif
Senin, 29 November 2021 - 16:34 WIB
Pengamat musik, Bens Leo. Foto: @bensleo52/Instagram
Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Pengamat musik Ben Leo meninggal dunia dalam usia 69 tahun setelah berjuang melawan COVID-19 di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (29/11/2021).
Pria yang memiliki nama asli Benedictus Benny Hadi Utomo sempat mengalami sesak napas hingga menghembuskan nafas terakhir pukul 08.24.
Baca juga: Yemberzal, Band Perempuan yang Hidupkan Lagi Musik Sufi di Khasmir
Bens Leo lahir di Pasuruan, Jawa Timur, pada 8 Agustus 1952. Pria yang mengawali karirnya sebagai seorang jurnalis ini memiliki satu orang putra, Addo Gustaf Putra dari pernikahannya dengan Pauline Endang. Diketahui istri dan anaknya juga terpapar COVID-19 dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Bens Leo yang pernah menjadi produser album perdana Kahitna berjudul "Cerita Cinta" ini mengawali karirnya di dunia pers dengan cara nekad. Dengan peralatan seadanya, Bens Leo nekat mewawancarai salah satu anggota Koes Plus, Tonny Koeswoyo.
Beruntung Tonny yang rendah hati mau menerima permintaan wawancaranya, hingga artikenya dimuat ke Berita Yudha dengan judul "Sejarah Koes Bersaudara" yang menjadi headline saat itu.
Pria yang memiliki nama asli Benedictus Benny Hadi Utomo sempat mengalami sesak napas hingga menghembuskan nafas terakhir pukul 08.24.
Baca juga: Yemberzal, Band Perempuan yang Hidupkan Lagi Musik Sufi di Khasmir
Bens Leo lahir di Pasuruan, Jawa Timur, pada 8 Agustus 1952. Pria yang mengawali karirnya sebagai seorang jurnalis ini memiliki satu orang putra, Addo Gustaf Putra dari pernikahannya dengan Pauline Endang. Diketahui istri dan anaknya juga terpapar COVID-19 dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Bens Leo yang pernah menjadi produser album perdana Kahitna berjudul "Cerita Cinta" ini mengawali karirnya di dunia pers dengan cara nekad. Dengan peralatan seadanya, Bens Leo nekat mewawancarai salah satu anggota Koes Plus, Tonny Koeswoyo.
Beruntung Tonny yang rendah hati mau menerima permintaan wawancaranya, hingga artikenya dimuat ke Berita Yudha dengan judul "Sejarah Koes Bersaudara" yang menjadi headline saat itu.