Mimbar Langit 7
Bisnis Menjanjikan, Stigma Gim di Masyarakat Perlu Diubah
Mahmuda attar hussein
Selasa, 30 November 2021 - 13:19 WIB
Marketing Expert, Firman Kurniawan. Foto: Langit7/Istock
Filosofi olahraga bertujuan menciptakan manusia unggul yang dapat menyalurkan passion, termasuk kreativitas.
Begitu juga dengan olahraga elektronik atau yang biasa dikenal dengan e-Sports. Kehadiran e-Sport menjadi jalan keluar yang cerdik dari stigma atau tuduhan terkait gim yang sering dianggap sebagai eksploitasi kesenangan.
"E-Sports bisa menjadi profesi jika ditekuni. Ini adalah sebuah medium untuk menunjukkan bahwa gim bukan hanya mengeksploitasi kesenangan, tapi juga mengasah profesionalitas yang tumbuh menjadi industri," ujar Marketing Expert, Firman Kurniawan di Webinar "Membidik Industri e-Sports di Indonesia" Selasa, (30/11).
Baca juga: Andrian Pauline: Esport Alternatif Hiburan Masa Depan
Menurutnya, e-Sports di Indonesia masih dalam masa pertumbuhan. Sehingga menguntungkan gamers di Indonesia untuk membangun struktur yang kuat.
Secara struktur, lanjut dia, Indonesia sudah siap menjadi negara dengan industri e-Sports. Hal itu juga didukung dengan perkembangan pehobi, pemain, dan pengembang gim yang terus meningkat.
"Untuk itu, perlu menjamin suprastrukturnya. Stigma tentang gim perlu diubah, karena gim sudah terlihat menjadi industri yang semakin kuat," katanya.
Begitu juga dengan olahraga elektronik atau yang biasa dikenal dengan e-Sports. Kehadiran e-Sport menjadi jalan keluar yang cerdik dari stigma atau tuduhan terkait gim yang sering dianggap sebagai eksploitasi kesenangan.
"E-Sports bisa menjadi profesi jika ditekuni. Ini adalah sebuah medium untuk menunjukkan bahwa gim bukan hanya mengeksploitasi kesenangan, tapi juga mengasah profesionalitas yang tumbuh menjadi industri," ujar Marketing Expert, Firman Kurniawan di Webinar "Membidik Industri e-Sports di Indonesia" Selasa, (30/11).
Baca juga: Andrian Pauline: Esport Alternatif Hiburan Masa Depan
Menurutnya, e-Sports di Indonesia masih dalam masa pertumbuhan. Sehingga menguntungkan gamers di Indonesia untuk membangun struktur yang kuat.
Secara struktur, lanjut dia, Indonesia sudah siap menjadi negara dengan industri e-Sports. Hal itu juga didukung dengan perkembangan pehobi, pemain, dan pengembang gim yang terus meningkat.
"Untuk itu, perlu menjamin suprastrukturnya. Stigma tentang gim perlu diubah, karena gim sudah terlihat menjadi industri yang semakin kuat," katanya.