Cegah Omicron di Indonesia, Wacana Vaksinasi Dosis Ketiga Muncul
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 01 Desember 2021 - 08:35 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto: Langit7.id/iStock
Virus Covid-19 varian Omicron mewabah di sejumlah negara yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan. Menyusulmunculnya varian baru tersebut, wacana vaksinasi dosis ketiga pun menguak, diperlukan atau tidak.
Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Profesor Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan vaksinasi dosis ketiga untuk menangkal varian Omicron masih dipertimbangkan, namun dengan syarat masyarakat harus sudah melengkapi vaksinasi dosis pertama dan kedua.
Baca Juga:Satgas Covid-19: Tren Kasus Terjangkit Omicron Naik di Enam Negara
"Dosis satu dan dua, (vaksinasi) lengkap harus dilakukan. Setelah itu diukur, jika tingkat imunitasnya masih ada, maka tidak perlu dosis ketiga. Tapi kalau imunitasnya sudah menurun, baru kita ke dosis tiga. Pastikan dulu dosis satu dan dua sudah terpenuhi," kata Prof. Wiku saat ditemui di Jakarta pada Selasa (30/11/2021) malam WIB.
Lebih lanjut, Wiku menegaskan bahwa vaksinasi bukan satu-satunya solusi pencegahan penularan virus corona baru di Indonesia. "Saya ingin mengingatkan masyarakat bahwa cara mencegah (penularan) secara kolektif supaya tidak tertular oleh Covid-19 itu ada tiga; yaitu protokol kesehatan yang ketat dan dispilin; 3T yang meliputi testing, tracing, dan treatment; dan juga vaksinasi,"ujarnya.
"Vaksinasi bukan satu-satunya (upaya), dan kita harus pastikan vaksinasi dilakukan dengan baik dan benar," ujarnya menambahkan.
Baca Juga:Pemerintah Konsisten Penuhi Stok Vaksin Covid-19 bagi Masyarakat
Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Profesor Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan vaksinasi dosis ketiga untuk menangkal varian Omicron masih dipertimbangkan, namun dengan syarat masyarakat harus sudah melengkapi vaksinasi dosis pertama dan kedua.
Baca Juga:Satgas Covid-19: Tren Kasus Terjangkit Omicron Naik di Enam Negara
"Dosis satu dan dua, (vaksinasi) lengkap harus dilakukan. Setelah itu diukur, jika tingkat imunitasnya masih ada, maka tidak perlu dosis ketiga. Tapi kalau imunitasnya sudah menurun, baru kita ke dosis tiga. Pastikan dulu dosis satu dan dua sudah terpenuhi," kata Prof. Wiku saat ditemui di Jakarta pada Selasa (30/11/2021) malam WIB.
Lebih lanjut, Wiku menegaskan bahwa vaksinasi bukan satu-satunya solusi pencegahan penularan virus corona baru di Indonesia. "Saya ingin mengingatkan masyarakat bahwa cara mencegah (penularan) secara kolektif supaya tidak tertular oleh Covid-19 itu ada tiga; yaitu protokol kesehatan yang ketat dan dispilin; 3T yang meliputi testing, tracing, dan treatment; dan juga vaksinasi,"ujarnya.
"Vaksinasi bukan satu-satunya (upaya), dan kita harus pastikan vaksinasi dilakukan dengan baik dan benar," ujarnya menambahkan.
Baca Juga:Pemerintah Konsisten Penuhi Stok Vaksin Covid-19 bagi Masyarakat