Luhut Binsar: Penerapan PPKM Jawa-Bali Cukup Terkendali
Muhammad rifai akif
Rabu, 01 Desember 2021 - 12:35 WIB
Seorang petugas kepolisian melaksanakan operasi penyekatan PPKM skala Mikro di kawasan pusat perdagangan di Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (6/7/2021) malam. Foto: Antaranews
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan di Jawa-Bali cukup terkendali.
Hal ini ditunjukkan dengan jumlah kasus Covid-19 yang terus terjaga pada tingkat yang cukup rendah. Sementara kasus konfirmasi terus ditekan dan penurunannya ada di angka 99 persen sejak puncak kasus bulan Juli lalu.
Baca Juga:Pembangunan Akses Tol Pelabuhan Patimban Ditargetkan Selesai 2023
"Penerapan PPKM yang terus dilakukan di Jawa-Bali menunjukkan tren yang cukup stabil,” kata Luhut, dikutip dari laman resmi Kemenko Marves, Selasa (30/11/2021).
Meski tren Covid-19 di Jawa-Bali cenderung stabil, Luhut mengungkapkan saat ini terjadi peningkatan angka reproduksi efektif atau Rt nasional. Di Jawa-Bali peningkatannya terjadi 4-5 hari berturut-turut pada periode awal munculnya varian delta.
Berdasarkan hasil asesmen pada tanggal 27 November 2021, Luhut mengatakan ada penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk ke dalam level 2 dan sebanyak 8 kabupaten/kota yang masuk ke dalam level 1.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, PPKM Jawa Bali Diperpanjang
Hal ini ditunjukkan dengan jumlah kasus Covid-19 yang terus terjaga pada tingkat yang cukup rendah. Sementara kasus konfirmasi terus ditekan dan penurunannya ada di angka 99 persen sejak puncak kasus bulan Juli lalu.
Baca Juga:Pembangunan Akses Tol Pelabuhan Patimban Ditargetkan Selesai 2023
"Penerapan PPKM yang terus dilakukan di Jawa-Bali menunjukkan tren yang cukup stabil,” kata Luhut, dikutip dari laman resmi Kemenko Marves, Selasa (30/11/2021).
Meski tren Covid-19 di Jawa-Bali cenderung stabil, Luhut mengungkapkan saat ini terjadi peningkatan angka reproduksi efektif atau Rt nasional. Di Jawa-Bali peningkatannya terjadi 4-5 hari berturut-turut pada periode awal munculnya varian delta.
Berdasarkan hasil asesmen pada tanggal 27 November 2021, Luhut mengatakan ada penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk ke dalam level 2 dan sebanyak 8 kabupaten/kota yang masuk ke dalam level 1.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, PPKM Jawa Bali Diperpanjang