Capaian Eliminasi HIV AIDS di Indonesia Masih Jauh dari Target
Muhammad rifai akif
Kamis, 02 Desember 2021 - 14:29 WIB
Stigma negatif masih jadi penghambat eliminasi HIV AIDS di Indonesia. Foto: LANGIT7/iStock
Hingga saat ini infeksi HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat dunia maupun Indonesia. Di level nasional, jumlah ODHIV terpantau fluktuatif.
Berdasarkan data permodelan epidemi HIV dengan aplikasi Asian Epidemic Modeling dan Spectrum diperkirakan ada sekitar 543.100 ODHIV yang tersebar di Indonesia. Jumlah ini cenderung fluktuatif.
Kementerian Kesehatan berkomitmen melakukan eliminasi AIDS pada tahun 2030 mendatang. Komitmen tersebut tercermin dalam target 95-95-95 yakni 95% pertama ODHIV mengetahui status HIV, 95% kedua ODHIV mendapatkan terapi obat ARV, 95% ketiga semua ODHIV yang udah dapat obat ARV mengalami penurunan viral load.
Baca juga: Indonesia Targetkan Tahun 2030 Tidak Ada Kematian Akibat AIDS
Sejumlah langkah strategis telah disusun Kemenkes bersama stakeholder terkait diantaranya menerbitkan RAN Eliminasi HIV AIDS, Perluasan akses pencegahan, layanan diagnosis HIV dan pengobatan ART dan infeksi oportunistik, menjalin kerjasama dengan stakeholder terkait serta melakukan inovasi pencegahan dan pengendalian HIV AIDS dan IMS.
"Usaha yang kita lakukan secara komprehensif ini berdasarkan status kesehatan orang-prang tersebut. Ini membuat kita tidak melakukan diskriminasi dan mengutamakan Hak Asasi Manusia agar semua ODHA mendapatkan akses yang baik di bidang kesehatan," kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pada Puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia 2021 di Jakarta seperti dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Kamis (2/12/2021).
Kendati upaya eliminasi HIV AIDS terus diperkuat, namun capaian eliminasi HIV AIDS di Indonesia masih jauh dari target.
Berdasarkan data permodelan epidemi HIV dengan aplikasi Asian Epidemic Modeling dan Spectrum diperkirakan ada sekitar 543.100 ODHIV yang tersebar di Indonesia. Jumlah ini cenderung fluktuatif.
Kementerian Kesehatan berkomitmen melakukan eliminasi AIDS pada tahun 2030 mendatang. Komitmen tersebut tercermin dalam target 95-95-95 yakni 95% pertama ODHIV mengetahui status HIV, 95% kedua ODHIV mendapatkan terapi obat ARV, 95% ketiga semua ODHIV yang udah dapat obat ARV mengalami penurunan viral load.
Baca juga: Indonesia Targetkan Tahun 2030 Tidak Ada Kematian Akibat AIDS
Sejumlah langkah strategis telah disusun Kemenkes bersama stakeholder terkait diantaranya menerbitkan RAN Eliminasi HIV AIDS, Perluasan akses pencegahan, layanan diagnosis HIV dan pengobatan ART dan infeksi oportunistik, menjalin kerjasama dengan stakeholder terkait serta melakukan inovasi pencegahan dan pengendalian HIV AIDS dan IMS.
"Usaha yang kita lakukan secara komprehensif ini berdasarkan status kesehatan orang-prang tersebut. Ini membuat kita tidak melakukan diskriminasi dan mengutamakan Hak Asasi Manusia agar semua ODHA mendapatkan akses yang baik di bidang kesehatan," kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pada Puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia 2021 di Jakarta seperti dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Kamis (2/12/2021).
Kendati upaya eliminasi HIV AIDS terus diperkuat, namun capaian eliminasi HIV AIDS di Indonesia masih jauh dari target.