Bumame bekerja sama dengan Yayasan AIDS Indonesia (YAIDS), mengajak masyarakat membantu sesama menghentikan kesalahpahaman, pengucilan, serta perlakuan tidak adil lainnya kepada ODHIV/ODHA (Orang dengan HIV/AIDS).
World Health Organization menyerukan kepada para pemimpin dan warga dunia untuk dengan berani mengakui dan mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat kemajuan dalam mengakhiri AIDS.
Hingga saat ini infeksi HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat dunia maupun Indonesia. Di level nasional, jumlah ODHIV terpantau fluktuatif.
Orang dengan HIV tidak bisa sembarangan untuk melakukan perjalanan. Jika perjalanan domestik kemungkinan masih mudah persiapannya, tapi jika perjalanan internasional tentu akan berbeda lagi.
Kata-kata seperti kotor dan tidak senonoh seringkali dialamatkan ke Siti Nur Fatihah (18) sepanjang hidupnya. Fatihah, seorang remaja yang terinfeksi HIV sejak dari lahir, dan kini menjadi penghuni Rumah Solehah di Ampang, Kuala Lumpur.
Setiap tanggal 1 Desember diperingati masyarakat sebagai Hari AIDS Sedunia. Tapi masih banyak di antara kita yang belum bisa membedakan apa itu perbedaan antara HIV dan AIDS.
Indonesia menargetkan pada 2030 tidak ada lagi infeksi baru HIV, tidak ada kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi diskriminasi pada orang dengan HIV AIDS (ODHA).