Mengenang KH Nawawi Abdul Jalil, Ulama Karismatik yang Zuhud dari Sidogiri
Muhajirin
Jum'at, 25 Juni 2021 - 17:41 WIB
KH Nawawi Abdul Jalil Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri (sumber: NU.or.id)
Umat Islam di Indonesia, terutama di Jawa Timur berduka atas kepergian salah satu Kiai Khos (sepuh) pengasuh salah satu Pondok Pesantren tertua di Indonesia Ponpes Sidogiri, beliau adalah KH Nawawi Abdul Jalil. Kiai Nawawi menghembuskan nafas terakhirnya pada Ahad (13/6).
Bagi warga Nahdliyin, nama Kiai Nawawi sudah tidak asing lagi. Beliau dikenal sebagai ulama karismatik, salah satu Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur.
Pesantren Sidogiri terkenal menjadi model pesantren mandiri melalui pengembangan BMT Syariah yang menyebar terutama di hampir setiap kabupaten di Jawa Timur. Dalam berbagai kesempatan, Kiai Nawawi selalu menekankan kepada para santrinya tentang pentingnya menjaga muru'ah ulama dan komitmen pengabdian terhadap NU.
Tak heran, website nu.or.id melansir bahwa para santri Sidogiri yang banyak mendirikan pesantren modern, selalu melabeli pesantrennya sebagai bagian dari NU yang memadukan metode pendidikan modern dan mempertahankan kajian kitab klasik.
Namun kini, nama Kiai Nawawi akan terpanpang dalam buku sejarah umat Islam, terkhusus umat Islam di Indonesia. Beliau telah berpulang ke rahmatullah. Almarhum meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Raci Kecamatan Bangil Pasuruan pukul 14.40 WIB setelah mendapatkan perawatan sebelumnya di RS Lavalette Malang selama empat hari.
Dikutip dari laman resmi Pesantren Sidogiri, sidogiri.net, Kiai Nawawi telah mengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur sejak 2005. Ia menggantikan pengasuh sebelumnya KH Abdul Alim bin KH Abdul Jalil yang wafat pada 2005.
Pesantren Sidogiri yang diasuhnya ini dikenal memiliki banyak alumni muda yang mengembangkan pemikiran yang loyal dalam pemeliharaan paham Ahlus Sunnah wal Jamaah di tengah pelbagai macam aliran lain.
Bagi warga Nahdliyin, nama Kiai Nawawi sudah tidak asing lagi. Beliau dikenal sebagai ulama karismatik, salah satu Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur.
Pesantren Sidogiri terkenal menjadi model pesantren mandiri melalui pengembangan BMT Syariah yang menyebar terutama di hampir setiap kabupaten di Jawa Timur. Dalam berbagai kesempatan, Kiai Nawawi selalu menekankan kepada para santrinya tentang pentingnya menjaga muru'ah ulama dan komitmen pengabdian terhadap NU.
Tak heran, website nu.or.id melansir bahwa para santri Sidogiri yang banyak mendirikan pesantren modern, selalu melabeli pesantrennya sebagai bagian dari NU yang memadukan metode pendidikan modern dan mempertahankan kajian kitab klasik.
Namun kini, nama Kiai Nawawi akan terpanpang dalam buku sejarah umat Islam, terkhusus umat Islam di Indonesia. Beliau telah berpulang ke rahmatullah. Almarhum meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Raci Kecamatan Bangil Pasuruan pukul 14.40 WIB setelah mendapatkan perawatan sebelumnya di RS Lavalette Malang selama empat hari.
Dikutip dari laman resmi Pesantren Sidogiri, sidogiri.net, Kiai Nawawi telah mengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur sejak 2005. Ia menggantikan pengasuh sebelumnya KH Abdul Alim bin KH Abdul Jalil yang wafat pada 2005.
Pesantren Sidogiri yang diasuhnya ini dikenal memiliki banyak alumni muda yang mengembangkan pemikiran yang loyal dalam pemeliharaan paham Ahlus Sunnah wal Jamaah di tengah pelbagai macam aliran lain.