Pemprov DKI Respons Rentetan Kecelakaan Bus TransJakarta
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 03 Desember 2021 - 15:30 WIB
Bus TransJakarta mengalami kecelakaan lalu lintas di depan Ratu Plaza, Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Jumat (3/12) siang. (Foto: Instagram @jktinfo)
Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pembina BUMD, bersuara terkait rentetan kecelakaan yang menimpa Bus TransJakarta sepekan terakhir.
Badan Pembina BUMD DKI Jakarta mengungkapkan ada indikasi kinerja direksi TransJakarta tidak optimal dalam menjalankan fungsinya sehubungan rentetan kecelakaan armada transportasi publik Ibu Kota itu.
"Nanti kami cek satu-satu termasuk mungkin saja ada direksi yang tidak melakukan fungsinya secara optimal," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta, Riyadi di Jakarta, Jumat (3/12).
Baca juga:5 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol Agar Tak Terjadi Kecelakaan
Meski begitu, Riyadi tidak secara rinci menyebutkan direksi yang diduga tidak menjalankan fungsi optimal tersebut karena evaluasi belum tuntas.
Namun dia, menjanjikan akan menyampaikan kepada publik hasil evaluasi termasuk kinerja para direksi sebelum 2022. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil direksi untuk klarifikasi soal rentetan kecelakaan yang menimpa armada yang dioperasikan untuk BUMD DKI Jakarta itu.
"Nanti kami undang direksinya, penyebabnya apa, kami minta klarifikasi dulu," ujar Riyadi.
Badan Pembina BUMD DKI Jakarta mengungkapkan ada indikasi kinerja direksi TransJakarta tidak optimal dalam menjalankan fungsinya sehubungan rentetan kecelakaan armada transportasi publik Ibu Kota itu.
"Nanti kami cek satu-satu termasuk mungkin saja ada direksi yang tidak melakukan fungsinya secara optimal," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta, Riyadi di Jakarta, Jumat (3/12).
Baca juga:5 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol Agar Tak Terjadi Kecelakaan
Meski begitu, Riyadi tidak secara rinci menyebutkan direksi yang diduga tidak menjalankan fungsi optimal tersebut karena evaluasi belum tuntas.
Namun dia, menjanjikan akan menyampaikan kepada publik hasil evaluasi termasuk kinerja para direksi sebelum 2022. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil direksi untuk klarifikasi soal rentetan kecelakaan yang menimpa armada yang dioperasikan untuk BUMD DKI Jakarta itu.
"Nanti kami undang direksinya, penyebabnya apa, kami minta klarifikasi dulu," ujar Riyadi.