LANGIT7.ID, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pembina BUMD, bersuara terkait rentetan kecelakaan yang menimpa Bus TransJakarta sepekan terakhir.
Badan Pembina BUMD DKI Jakarta mengungkapkan ada indikasi kinerja direksi TransJakarta tidak optimal dalam menjalankan fungsinya sehubungan rentetan kecelakaan armada transportasi publik Ibu Kota itu.
"Nanti kami cek satu-satu termasuk mungkin saja ada direksi yang tidak melakukan fungsinya secara optimal," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta, Riyadi di Jakarta, Jumat (3/12).
Baca juga:
5 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol Agar Tak Terjadi KecelakaanMeski begitu, Riyadi tidak secara rinci menyebutkan direksi yang diduga tidak menjalankan fungsi optimal tersebut karena evaluasi belum tuntas.
Namun dia, menjanjikan akan menyampaikan kepada publik hasil evaluasi termasuk kinerja para direksi sebelum 2022. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil direksi untuk klarifikasi soal rentetan kecelakaan yang menimpa armada yang dioperasikan untuk BUMD DKI Jakarta itu.
"Nanti kami undang direksinya, penyebabnya apa, kami minta klarifikasi dulu," ujar Riyadi.
Baca juga:
Saling Mendoakan Sesama Muslim, Bacalah Doa Ini Saat Dengar MusibahBus TransJakarta mengalami kecelakaan lalu lintas di depan Ratu Plaza, Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Jumat (3/12) siang WIB.
Berdasarkan kronologi, bus TransJakarta dengan NKRB B7277 TGC dengan STNK atas nama PT Mayasari Bhakti, melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Jenderal Sudirman.
Sesampainya di depan Gedung Ratu Plaza, sopir berinisial DS diduga kurang berhati-hati sehingga bus oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalur atau separator busway. Kerusakan kendaraan membuat badan depan bawah bus ringsek.
Atas kecelakaan ini, sopir tidak dikenakan ancaman pasal pidana karena tidak adanya korban jiwa dalam kejadian itu.
Sebelumnya pada Kamis (2/12) siang, bus TransJakarta juga mengalami kecelakaan di persimpangan Cililitan, Jakarta Timur. Bus menabrak pos polisi sampai hancur dan mengakibatkan satu petugas bus luka-luka. (Sumber: Antaranews)
(sof)