Anggota DPR: Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 03 Desember 2021 - 16:30 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan, menilai ekonomi syariah tetap tangguh di masa pandemi. (Foto: DPR RI)
Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan, menyebut ekonomi dan keuangan syariah telah menunjukkan fundamental yang kokoh dan tetap tangguh di masa pandemi Covid-19. Fakta ini penting dilihat di tengah kelesuan ekonomi secara umum yang justru tergerus sangat dalam akibat pandemi.
Hal itu disampaikan Hergun, sapaan akrabnya, saat menjadi keynote speaker pada webinar bertajuk "Sharia Economic and Financial Outlook 2022" yang diadakan Bank Indonesia dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada Jumat (3/12).
Menurutnya, BI mencatat pertumbuhan sektor halal value chain (HVC) utama seperti pertanian dan pangan tetap positif dan juga di atas pertumbuhan PDB, meskipun sektor lain khususnya sektor pariwisata mengalami kontraksi.
Baca juga:Wapres Optimis Ekonomi Syariah Tahun Depan Lebih Baik
"Pertumbuhan sektoral ini diperkuat dengan peningkatan konsumsi e-commerce pada produk halal. Sudah sepatutnya lembaga keuangan syariah berkolaborasi dengan industri halal," kata Hergun.
Menurut politisi Partai Gerindra itu, lembaga keuangan syariah menyediakan pembiayan untuk para pelaku industri halal. Sementara pelaku industri halal menjadi nasabah setia lembaga keuangan syariah.
Kolaborasi yang saling menguntungkan ini akan mempercepat pertumbuhan lembaga keuangan syariah dan industri halal. Terlebihh, di sektor industri keuangan syariah, penyaluran pembiayaan perbankan syariah juga relatif stabil di masa pandemi.
Hal itu disampaikan Hergun, sapaan akrabnya, saat menjadi keynote speaker pada webinar bertajuk "Sharia Economic and Financial Outlook 2022" yang diadakan Bank Indonesia dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada Jumat (3/12).
Menurutnya, BI mencatat pertumbuhan sektor halal value chain (HVC) utama seperti pertanian dan pangan tetap positif dan juga di atas pertumbuhan PDB, meskipun sektor lain khususnya sektor pariwisata mengalami kontraksi.
Baca juga:Wapres Optimis Ekonomi Syariah Tahun Depan Lebih Baik
"Pertumbuhan sektoral ini diperkuat dengan peningkatan konsumsi e-commerce pada produk halal. Sudah sepatutnya lembaga keuangan syariah berkolaborasi dengan industri halal," kata Hergun.
Menurut politisi Partai Gerindra itu, lembaga keuangan syariah menyediakan pembiayan untuk para pelaku industri halal. Sementara pelaku industri halal menjadi nasabah setia lembaga keuangan syariah.
Kolaborasi yang saling menguntungkan ini akan mempercepat pertumbuhan lembaga keuangan syariah dan industri halal. Terlebihh, di sektor industri keuangan syariah, penyaluran pembiayaan perbankan syariah juga relatif stabil di masa pandemi.