Wapres Sebut Peran Media Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 03 Desember 2021 - 19:15 WIB
Wakil Presiden, Makruf Amin. Foto: Setwapres
Keberhasilan sektor ekonomi dan keuangan syariah yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19 diyakini berkat sinergi dan kolaborasi intensif banyak pihak terkait.
Di antaranya dukungan otoritas, dunia usaha, akademisi, organisasi dan tokoh masyarakat, serta insan media.
Baca juga: Wapres Optimis Ekonomi Syariah Tahun Depan Lebih Baik
Wakil Presiden Maruf Amin menyebutkan, sebagai ujung tombak informasi yang akurat dan sumber edukasi yang mencerdaskan masyarakat, insan media diharapkan dapat terus meningkatkan literasi masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
“Saya mengajak keluarga besar Transmedia, untuk aktif meningkatkan literasi, edukasi, riset, maupun publikasi strategis, sehingga semakin memperkaya literatur ekonomi dan keuangan syariah, utamanya dari sudut pandang media,” katanya dalam diskusi Transmedia Institute: Evaluasi Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia 2021 dan Prospeknya 2022, Kamis (2/12).
Dia mengatakan, pemerintah menyambut baik aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai kembali normal. Di mana indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan ritel, maupun Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur mengalami peningkatan.
Pemerintah melalui upayanya, mendorong penguatan ekosistem halal value chain, terutama sektor pertanian terintegrasi, makanan halal dan fesyen muslim.
Di antaranya dukungan otoritas, dunia usaha, akademisi, organisasi dan tokoh masyarakat, serta insan media.
Baca juga: Wapres Optimis Ekonomi Syariah Tahun Depan Lebih Baik
Wakil Presiden Maruf Amin menyebutkan, sebagai ujung tombak informasi yang akurat dan sumber edukasi yang mencerdaskan masyarakat, insan media diharapkan dapat terus meningkatkan literasi masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
“Saya mengajak keluarga besar Transmedia, untuk aktif meningkatkan literasi, edukasi, riset, maupun publikasi strategis, sehingga semakin memperkaya literatur ekonomi dan keuangan syariah, utamanya dari sudut pandang media,” katanya dalam diskusi Transmedia Institute: Evaluasi Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia 2021 dan Prospeknya 2022, Kamis (2/12).
Dia mengatakan, pemerintah menyambut baik aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai kembali normal. Di mana indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan ritel, maupun Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur mengalami peningkatan.
Pemerintah melalui upayanya, mendorong penguatan ekosistem halal value chain, terutama sektor pertanian terintegrasi, makanan halal dan fesyen muslim.